5 Kiat Agar Produk Mudah Diterima

5 Kiat Agar Produk Mudah Diterima


Dalam dunia bisnis, kesulitan dalam menawarkan produk kepada konsumen biasanya dirasakan oleh orang-orang yang baru saja membangun bisnis. Jika kesulitan tersebut tidak segera diatasi maka akan menjadi penyebab awal dari tutupnya sebuah bisnis tersebut dalam jangka waktu yang dekat 2-3 bulan bisnis atau produk tersebut diluncurkan, karena tidak mencapai angka penjualan yang tinggi yang menyebabkan biaya produksi tidak mampu tertutupi.

Untuk mengatasi hal tersebut, perlu berbagai strategi penjualan yang andal untuk dijalankan. Salah satu strategi penjualan yang bisa ditempuh untuk meningkatkan penjualan adalah melalui penawaran produk yang baik.

Walaupun harga dan kualitas produk tentunya sangat berpengaruh pada daya tarik konsumen, namun tanpa cara menawarkan yang baik, tetap akan berpengaruh pada kemampuan produk untuk diterima masyarakat. Ingin tahu cara menawarkan produk yang baik agar mudah diterima? Simak tipsnya berikut ini!

1. Percaya Diri
Sebelum melakukan trik menawarkan produk, pastikan terlebih dahulu bahwa Anda telah memiliki rasa percaya diri yang besar.

Dengan rasa percaya diri, Anda akan mampu menawarkan produk dengan tenang dan jelas, sehingga calon konsumen dapat memahami dan mempercayai apa yang Anda katakan.

Untuk memaksimalkan tips ini, cobalah untuk menggunakan produk yang Anda tawarkan terlebih dahulu sehingga memiliki pengalaman pribadi dan pengetahuan yang cukup tentang produk tersebut.

2. Tunjukkan Keunggulan Produk
Agar produk mudah diterima calon pelanggan, Anda harus menjelaskan keunggulan produk ketika menawarkannya. Tunjukkan detail-detail keunggulan produk tersebut dengan benar dan natural. Biasanya seorang calon konsumen akan mudah curiga jika Anda menawarkan sebuah produk dengan penjelasan yang terlalu berlebihan dan dengan nada provokatif. 

Tidak masalah jika produk Anda memiliki sedikit kekurangan, sampaikan secara baik dan yakinkan bahwa kekurangan tersebut tidak menjadi masalah karena manfaatnya yang besar.

3. Jangan Merendahkan Produk Lain
Dalam berbisnis, pastinya Anda memiliki kompetitor yang memiliki produk serupa atau mirip. Ketika Anda menawarkan produk yang Anda jual, jangan sampai merendahkan produk lain.

Meskipun pada kenyataannya produk tersebut memang memiliki kualitas di bawah produk Anda, jangan pernah menyinggungnya. Hal ini dilakukan untuk menjaga hubungan bisnis Anda bagi semua pihak, termasuk pelanggan dan klien bisnis.

Di samping itu, perilaku merendahkan produk lain ini juga akan dinilai oleh masyarakat yang berperan sebagai calon pembeli. Banyak pembeli yang pada akhirnya tidak terlalu yakin dengan keunggulan sebuah produk justru karena sales market produk tersebut terlalu merendahkan kompetitornya sehingga terkesan kurang objektif.

4. Memberikan Kesan Pertama yang Baik
Kesan pertama yang baik di mata konsumen ketika menawarkan barang akan menimbulkan respon positif untuk percaya dan membeli produk yang ditawarkan dan membuat produk Anda sedikit sulit dilupakan.

Hal ini tentunya bisa menjadi pencitraan yang efektif. Anda bisa memberikan kesan pertama yang baik dengan menggunakan cara yang persuasif atau merayu namun tidak terkesan memaksa, memberikan penjelasan dengan detail dan sopan sehingga konsumen merasa senang dan memahami semua kelebihan produk Anda tanpa takut terintimidasi.

5. Memberikan Pelayanan Terbaik
Pelayanan terhadap konsumen menjadi kunci utama dalam menawarkan produk baru. Berikan pelayanan terbaik bagi semua konsumen Anda. Baik konsumen lama ataupun baru. Layanilah setiap konsumen dengan sopan, sepenuh hati dan penuh keikhlasan. Biasanya konsumen baru yang merasa puas dan nyaman akan datang kembali dengan membawa teman-teman mereka. Jadi berlakukah adil pada semua konsumen dan layani dengan tenang.

Jika kelima tips menawarkan produk di atas telah berhasil Anda jalankan dan mendatangkan angka penjualan yang tinggi, jangan lupa untuk mulai pengelolaan keuangan yang baik. Biasakan untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran secara rutin dan analisa catatan keuangan tersebut untuk mengetahui langkah bisnis yang tepat selanjutnya.

Baca juga: Memahami Aplikasi Marketing

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel