Fitri, Duta Wisata Asel yang Ternyata Alumni DA

Fitri, Duta Wisata Asel yang Ternyata Alumni DA


Apa kabar sobat wahana? Kali ini kita bertemu lagi pada pembahasan menarik mengenai Darul Aitami Aceh Selatan. Ada saja yang bisa dibahas mengenai DA, mulai dari sistem belajarnya yang menakjubkan, hingga siswa-siswanya yang dikenal sangat berprestasi. Kali ini, kita akan membahas tentang seorang Duta Wisata Aceh Selatan yang ternyata juga alumni DA.

Bagi sobat wahana yang mungkin adalah alumni DA pasti tidak sabar lagi ingin tahu siapa beliau, sebelum kita membahas lebih lanjut, alangkah bagusnya kita bahas dulu sedikit tidaknya mengenai Duta Wisata. Barangkali masih ada diantara kita yang belum tahu apa sih DW itu?

Ada banyak kata ''Duta'' yang seringkali kita dengar. Duta Bahasa, Duta Mahasiswa, Duta Pendidikan dan lain sebagainya hingga Duta Wisata.

Lalu apa sih Duta Wisata itu?

Dikutip dari laman Wikipedia, berikut defenisi mengenai Duta Wisata.

“Duta Wisata Indonesia adalah remaja berusia 16 hingga 26 tahun pemenang Pemilihan Duta Wisata yang diikuti oleh para peserta dari 33 provinsi di Indonesia. Mereka diharapkan menjadi citra teladan generasi muda Indonesia yang dinamis, kreatif dan cerdas, juga menjadi ujung tombak Dinas Pariwisata dalam mempromosikan kepariwisataan Indonesia secara nasional maupun internasional.

Nah, itu dia sobat defenisi dari Duta Wisata. Setiap Provinsi dan Kabupaten juga memiliki DW masing-masing untuk mempromosikan daerah itu sendiri. Menjadi DW itu bukan sembarang orang, harus cerdas, kreatif dan dinamis.

Well, kita akan obati rasa penasaran sobat tentang siapa sih Duta Wisata Aceh Selatan yang katanya adalah Alumni Darul Aitami?

Is it true??
Fitri Anizar, itulah namanya. Gadis kelahiran Kampong Baro, 24 Februari 1993 yang hoby Volunteering, Traveling and Singing.

Beberapa waktu lalu, tim Wahana Belajar sempat mewawancari beliau via Whatsapp. Ada begitu banyak hal menarik yang didapat dari perbincangan dengan Gadis Manis yang akrab di panggil Fitri ini.

Kabarnya, Kak Fitri merupakan salah satu lulusan Darul Aitami dengan kemampuan bahasa Inggrisnya yang mumpuni.

Ada banyak hal yang ditanya oleh tim wahanabelajar dari Kak Fitri dan Alhamdulillah direspon dengan ramah. Mulai dari alasannya tertarik dengan bahasa Inggris, pengalaman menjadi Duta Wisata, hingga pertanyaan mengenai “DA itu bagaimana” di padangan Kak Fitri.

Berikut perbincangan tim Wahana Belajar dengan Fitri Anizar via Whatsapp beberapa waktu lalu.

Kenapa Tertarik dengan Bahasa Inggris?

“Sejak kecil merasa keren aja melihat orang kalau bisa berbicara bahasa Inggris, jadi termotivasi untuk belajar sendiri.  Ketika memasuki usia sekolah menjadi lebih termotivasi lagi karena mendapatkan guru yang sangat paham betul seluk beluk bahasa ini dan menjadi inspirator sejati yaitu (Mr. Diman Asnawi)”.

Bagaimana Pengalaman Kakak Menjadi Duta Wisata?

“Menjadi sadar akan potensi wisata di daerah sendiri yang luar biasa. Dimana Aceh Selatan punya destinasi wisata yang "Complete Package", ada Laut, Gunung, Sungai, Air terjun, Danau, Pulau, Agro wisata, Wisata kuliner, sejarah dan seni budaya, terlebih lagi jarak antara satu destinasi dengan yang lainnya sangat berdekatan yang tidak dimiliki daerah lain. Ini yang menjadikan Aceh Selatan unik daripada yang lain”.

“Bijak dalam menggunakan sosial media. Dengan menjadi DW kita lebih mengerti dan paham akan tanggung jawab seorang duta dengan hanya memposting berita atau kabar yang bermanfaat apakah untuk promosi wisata atau pesan2 bernada positif lainnya”.

-“Cinta terhadap tanah kelahiran. Ketika sesuatu semakin kita pelajari dan pahami maka perasaan memiliki itu akan muncul. Mempelajari potensi wisata asel selama ini menambah kecintaan saya terhadap daerah saya sendiri. Benar memang kalau ada ungkapan "Tak kenal makanya tak sayang"

Wow! Luar biasa bukan?

Apa sih Motivasi Kak Fitri Untuk Menjadi Duta Wisata?

“Motivasi menjadi DW pada awalnya sebagai tantangan kepada diri sendiri. Banyak orang mengatakan kalau menjadi seorang duta harus anggun, feminin, kalem dan lain sebagainya, nah semua alumni DA juga tau siapa Fitri Anizar dimana sifatnya sangat jauh dari kriteria seorang duta di atas. Akan tetapi saya mencoba keluar dari zona nyaman "Comfort Zone" saya untuk mendobrak kriteria2 di atas, karena bagi saya tak ada kesuksesan jika bertahan di zona nyaman " There's no success on your comfort zone". Saya punya cara saya sendiri untuk menjadi seorang duta wisata tanpa menjadi orang lain. Yang terpenting adalah "Brain, Beauty and Behaviour" dan masing2 Duta punya definisi masing2 akan 3 hal ini, but for me "Sometime you don't have to be yourself but be someone better".

“Inilah yang selalu saya pegang ketika mengikuti event yang lainnya seperti duta bahasa, Ekspedisi Nusantara Jaya dan menjadi delegasi dalam forum nasional lainnya”.

Nah, itu dia sobat wahana,, Fitri Anizar, Duta Wisata Aceh Selatan yang ternyata alumni DA. Banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari pengalamannya. Salah satunya adalah “Keluar dari Zona Nyaman”.

Semoga artikel ini bermanfaat ya sobat, dan menambah kecintaan kita terhadap daerah sendiri. Dukung Wahana Belajar untuk terus berkarya dengan menshare konten-konten menarik yang ada di Wahan Belajar.

Baca juga: Teknik Jitu Menguasai Bahasa Inggris Ala Fitri Anizar

Berikut juga kami sertakan beberapa dokumentasi kegiatan Fitri Anizar sebagai Duta Wisata.

Ketika menjadi interpreter bagi tamu dari 19 Negara yang berkunjung ke Aceh
Menjadi Interpreter bagi Mahasiswa pertukaran "New Colombo Plan Participants" dari Australia
Undangan jamuan makan malam di kediaman Walikota Sabang pada acara Sail Sabang 2017
Bersama menteri pariwisata Indonesia, Bpk. Arief Yahya
Duta Bahasa 2015
Menjadi pembicara tentang pemuda peduli lingkungan di SMA favorit Sukma Bangsa Bireun
Malam Pembukaan Duta Wisata Aceh
Malam Penobatan Duta Wisata Aceh 2017
Juara Wakil III Duta Wisata Aceh 2017
Menghadiri undangan BNPT dalam acara Sarasehan pencegahan paham Radikalisme di Jogja
Berbincang dengan wali Nanggroe Malik Mahmud Alhaythar dalam perjalan pulang dari Jakarta-Aceh

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel