Bisnis Bimbingan Belajar yang Wajib Kamu Coba

Bisnis Bimbingan Belajar yang Wajib Kamu Coba


Bagi saebagian besar orangtua, menjadi kebanggaan tersendiri bila dapat menyaksikan puta-putrinya berkuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Tidak mengeharankan bila setiap tahun seleksi masuk PTN selalu diikuti oleh ratusan ribu peserta, yang sebagian besar adalah lulusan SMA. Sayangnya, kapasitas kursi yang tersedia di PTN sangat terbatas, sehingga tidak jarang rasio mahasiswa yang diterima dengan jumlah pendaftar bisa mencapai 1: 100 untuk PTN favorit misalnya yang ada di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.

Kenyataan itu membuat banyak orang tua rela mengeluarkan biaya ekstra bagi putra-putrinya untuk mengikuti bimbingan belajar menjelang kelulusan SMA, Sebagai tambahan bekal untuk mengikuti seleksi PTN. Kendati sudah banyak pemain lama di bisnis ini, namun selalu masih ada peluang untuk membuka bisnis bimbingan belajar baru. Yang perlu diperhatikan, bisnis ini sifatnya musiman, artinya hanya dapat efektif dijalankan sekitar 3 atau 4 bulan sebelum seleksi masuk PTN dilaksanakan. Selebihnya Anda tidak akan memperoleh siswa dan harus menunggu sampai satu tahun lagi.

Untuk memulai bisnis ini, tidak selalu diperlukan biaya yang besar. Yang pertama-tama Anda lakukan adalah merekrut tenaga instruktur atau tutor, yang bisa diperoleh dari para mahasiswa yang hampir lulus atau para sarjana yang baru lulus. Pertimbangannya, mereka tidak menuntut gaji yang terlalu besar. Akan lebih baik jika para instruktur atau tutor adalah para kenalan Anda sehingga masalah gaji bisa lebih mudah dinegoisasikan.

Setelah itu, Anda dan tim instruktur yang sudah Anda rekrut dapat mulai membuat diktat berisi kumpulan materi soal yang mirip dengan materi seleksi masuk PTN. Hal ini bisa dilakukan dengan membentuk “bank soal” berupa kumpulan soal yang diambil dari seleksi masuk PTN beberapa tahun sebelumnya, yang umumnya dijual bebas di pasaran. Sambil menyusun diktat, Anda dan tim pemasaran Anda dapat mulai menyebarkan brosur ke target market Anda, yaitu para siswa SMA di kota Anda.

Untuk membedakan bimbingan belajar Anda dengan bisnis sejenis, Anda dapat mengembangkan beberapa kita, misalnya mengadakan simulasi ujian seleksi masuk PTN bagi semua siswa SMA di kota Anda secara gratis, membagikan kupon door prize bagi para calon siswa Anda sampai (bilal diperlukan) memberikan paket beasiswa selama satu tahun bagi siswa Anda yang paling berprestasi dan berhasil diterima di PTN favorit. Tentunya Anda harus memperhitungkan cost adn benefit ratio (perbandingan keuntungan dan kerugian) sebelum mulai menerapkannya.

Berikut Analisis BEP (Break Even Point)

Investasi Awal

Sewa rumah/ruko untuk tempat bimbingan belajar
Rp. 20.000.000,00
Diktat kumpulan soal
Rp. 3.000.000,00
Total Biaya Investasi Awal
Rp. 23.000.000,00

Biaya Operasional per bulan
Biaya Transport
Rp. 100.000,00
Biaya Operasional per bulan (gaji instruktur, listrik dll)
Rp. 2500.000,00
Biaya Promosi
Rp. 400.000,00
Total Biaya Operasional per bulan
Rp. 3.000.000,00

Pendapatan per bulan
20 siswa x Rp. 1.000.000,00 (20 sesi per bulan)
Rp. 20.000.000,00
Total Biaya Operasional per bulan
Rp. 3.000.000,00
Laba per bulan
Rp. 17.000.000,00

Pay Back Perio (BEP)
= (Investasi Awal : Laba per bulan) x 1 bulan
= (Rp. 23.000.000,00 : Rp. 17.000.000,00) x 1bulan
= 1,4 bulan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel