Showing posts with label Religi. Show all posts
Showing posts with label Religi. Show all posts

Penyebab Bencana Menurut Al-Qur'an dan Hadist

Dari Abu Hurairah ra berkata; bersabda Rasulullah saw

“Apabila kekuasaan dianggap keuntungan, amanat dianggap ghanimah (rampasan), membayar zakat dianggap merugikan, beiajar bukan karena agama (untuk meraih tujuan duniawi semata), suami tunduk pada istrinya, durhaka terhadap ibu, menaati kawan yang menyimpang dari kebenaran, membenci ayah, bersuara keras (menjerit jerit) di masjid, orang fasig menjadi pemimpin suatu bangsa, pemimpin diangkat dari golongan yang rendah akhiaknya, orang dihormati karena takut pada kejahatannya, para biduan dan musik (hiburan berbau maksiat) banyak digemari, minum keras/narkoba semakin meluas, umat akhir zaman ini sewenang-wenang mengutuk generasi pertama kaum Muslimin (termasuk para sahabat Nabi saw, tabi’in dan para imam muktabar). Maka hendaklah mereka waspada karena pada saat itu akan terjadi hawa panas, gempa,longsor dan kemusnahan. Kemudian diikuti oleh tanda-tanda (kiamat) yang lain seperti untaian permata yang berjatuhan karena terputus talinya (semua tanda kiamat terjadi).”(HR. Tirmidzi)

pict from: tvmu.tv
Ketika terjadi bencana alam, paling tidak ada tiga analisa yang sering diajukan untuk mencari penyebab terjadinya bencana tersebut. Pertama, azab dari Allah karena banyak dosa yang dilakukan. Kedua, sebagai ujian dari Tuhan. Ketiga, Sunnatullahdalamartigejalaalamatauhukum alam yang biasaterjadi. Untuk kasus Indonesia ketiga analisa tersebut semuanya mempunyai kemungkinan yang sama besarnya.

Jika bencana dikaitkan dengan dosa-dosa bangsa ini bisa saja benar, sebab kemaksiatan sudah menjadi kebanggaan baik di tingkat pemimpin (struktural maupun kultural) maupun sebagian rakyatnya, perintah atau ajaran agama banyak yang tidak diindahkan, orang-orang miskin diterlantarkan. Maka ingatlah firman Allah:

 “Jika Kami menghendaki menghancurkan suatu negeri, Kami perintahkan orang-orang yang hidup mewah (berkedudukan untuk taat kepada Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan daiam negeri tersebut, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya,” (Al-Isra'[17]: 16).

Apabila dikaitkan dengan ujian, bisa jadi sebagai ujian kepada bangsa ini, khususnya kaum Muslimin agar semakin kuat dan teguh keimanannya dan berani untuk menampakkan identitasnya. Sebagaimana firman Allah:

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka akan dibiarkan begitu saja mengatakan: Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diujilagi?”( Al-Ankabut [29:2).

Akan tetapi, jika dikaitkan dengan gejala alam pun besar kemungkinannya, karena  bumi Nusantara memang berada di bagian  bumi yang rawan bencana seperti gempa, tsunami dan letusan gunung. Bahkan, secara keseluruhan bumi yang ditempati manusia ini rawan akan terjadinya bencana, sebab hukum alam yang telah ditetapkan Allah SwT atas bumi ini dengan ber bagai hikmah yang terkandung di dalamnya. Seperti pergerakan gunung dengan  berbagai konsekuensinya.

“Dan kamu lihat gunung-gunung itu kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal gunung-gunung itu bergerak sebagaimana awanbergerak.(Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh segala sesuatu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.( QS. Al-Naml [27]: 88).

Di samping harus tetap bersikap optimis dan berupaya mengenali hukum-hukum Allah yang telah ditetapkan atas alam ini, adalah bijak untuk terus melakukan introspeksi terhadap keseriusan kita dalam menaati perintah-perintah Allah SwT dan menghitung-hitung kedurhakaan kita kepada-Nya.Sabda Rasulullah saw yang diriwayat kan Imam Tirmidzi di atas patut menjadi renungan bagi bangsa ini atas berbagai bencana yang menimpa secara bertubi tubi.

Jika kita cermati hampir semua penyebab bencana yang disebut Rasulullah saw dalam Hadits tersebut tengah melanda bangsa ini. Pertama, masalah kepemimpinan, amanah dan penguasa. Jika suatu bangsa memilih pemimpin yang tidak memenuhi syarat, baik (shalih), cakap/cerdas dan kompeten (gawiy) dan amanah (amin), maka kebangkrutan dan kehancuran sebuah  bangsa tinggal menunggu waktu saja. Se bab, pemimpin seperti itu menganggap kekuasaan bukan sebagai amanah untuk menciptakan kesejahteraan dan ketentraman bagirakyatnya, tetapi sebagal sarana dan kesempatan untuk memperkaya diri dan  bersenang-senang.

Akibatnya, perilaku korupsi merajalela, penindasan dan pemiskinan menjadi pemandangan yang lumrah, dan kebangkrutan moral menjadi hal yang sangat sulit untuk dihindari. Oleh karena itu, memilih pemimpin atau pejabat harus hatihati dan selektif, sebab mereka akan memanggul amanah yang sangat berat.

Dari Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah saw bersabda, “Jika amanat disia-siakan, maka tunggulah saatnya (kehancuran). Abu Hurairah bertanya; “Bagaimana amanat itu disia-siakan wahai Rasulullah?, Beliau menjawab,”Jika suatu urusan diserahkan pada orang yang bukan ahlinya (tidak memenuhi syarat)”. ( H R. Bukhari).

Kedua, orang kaya tidak menunaikan kewajibannya. Zakat adalah kewajiban minimal bagi orang kaya untuk peduli kepada orang miskin. Jika kewajiban minimal ini tidak ditunaikan, maka kegoncangan social tdak bisa ditawar-tawarlagi, karena tindakan orang miskin yang terampas haknya tidak bisa dipersalahkan. Sehingga azab Allah menjadi keharusan (Al-Isra': 16). Demikian intisari istinbathAmirul Mu’minin Umar bin Khathab ra yang didukung Ibnu Hazm rahimallahu ta’ala.

Ketiga, hilangnya ketulusan dan kebijakan para ulama dan cendekiawan. Kerusakan yang ditimbulkan oleh penguasa dan pengusaha (orang kaya) itu akan menjadi-jadi jika ulama/cendekiawan sebagai pilar penting suatu bangsa yang bertugas untuk memberi peringatan dan beroposisi secara loyal terseret ke dalam kepentingan pragmatis para penguasa dan pengusaha tersebut.

Aktualisasinya bisa berwujud pada terbitnya fatwa-fatwa pesanan yang tidak memihak orang-orang lemah dan tertindas serta opini yang menyesatkan dan membingungkan umat sebagai akibat terialu banyak menerima pemberian yang tidak jelas dan sering mengemis pada musuh-musuh Islam dan bangsa pada umumnya. Karena ketulusan telah hilang, para ulama pun menjadi orang yang membuat gaduh di masjid dengan perdebatan dan berbantahan mengenai hal yang sudah diputuskan dengan jelas oleh Allah dan Rasul-Nya.

Pada akhirnya, bukan hanya perintah Allah dan Rasul-Nya yang tidak diperhatikan dan disia-siakan. Akan tetapi para sahabat Rasul dan generasi mereka sesudahnya (ulama dari kalangan tabi’in dantabi’tabi’in)sebagaigenerasiterbaik umat Muhammad saw menjadi bahan olok-olok dan ejekan dalam perbincangan mereka dengan merendahkan dan mencampakkan kezuhudan dan hasil ijtihad mereka yang cemerlang.

Jika ketiga pilar bangsa penguasa, pengusaha dan ulama atau cendekiawan sudah tidak menjalankan fungsi yang semestinya, maka kebangkrutan moral yang lain seperti durhaka pada orangtua, suami yang manut pada hawa nafsu istrinya, mewabahnya khamr (narkoba) dan kesenangan pada hiburan yang memancing keliaran syahwat menjadi pemandangan yang biasa. Pada saatitu”kemarahan” Tuhan dipastikan tidak bias dihalang-halangi untuk menghancurkan bangsa yang durhaka. [sumber: muhammadiyah.or.id]

9 Shalat Sunnah yang Tidak Disunnahkan Berjama’ah


Sebagaimana yang telah kita ketehaui bersama bahwa shalat sunnah merupakan shalat yang dianjurkan oleh nabi Muhammad SAW. Shalat yang apabila dikerjakan mendapat pahala dan apabila ditinggalkan tidak mendapat dosa, Berbeda halnya dengan shalat fardhu yang apabila dikerjakan mendapat pahala dan apabila ditinggalkan mendapat dosa.

Dalam prakteknya, tidak sedikit orang yang beranggapan bahwasanya semua shalat sunnah itu dilakukan secara berjamaah. Namun, sebenarnya tidaklah demikian. Ada beberapa shalat sunnah yang tidak disunnahkan untuk berjamaah yang patut untuk kita ketahui, berikut adalah 9 shalat sunnah yang tidak disunnahkan untuk berjamaah :

1. Shalat sunnah yang mengikuti shalat fardhu (shalat sunnah qabliah dan ba’diah)
2. Shalat sunnah witir
3. Shalat sunnah dhuha
4. Shalat sunnah tahiyatul masjid
5. Shalat sunnah istikharah
6. Shalat sunnah ihram
7. Shalat sunnah sesudah berwudlu’
8. Shalat sunnah awwabin (salat 20 rakaat sesudah magrib dan sebelum ‘isya)
9. Shalat sunnah tasbih

Itulah macam-macam shalat sunnah yang tidak disunnahkan untuk berjama’ah dan hanya diajarkan oleh nabi Muhammad untuk dilakukan sendiri saja. Dan penjelasan mengenai penjelasan-penjelasan secara terparinci saya bahas pada artikel yang lain.

Mudah-mudahan artikel ini dapat bermanfaat dan berkah sehingga dapat diamalkan oleh sobat pembaca begitu juga halnya dengan penulis yang dhaif ini. Amin.

Oleh: Agusri

Sumber; kitab fikih imam syafi’i “i’anatutthalibin jilid 1”

Pendaftaran MUDI Mesra Dibuka Lagi, Ini Persyaratannya


Lembaga Pendidikan Islam Ma‘hadal Ulum Diniyah Islamiyah Mesjid Raya (MUDI Mesra) merupakan salah satu LPI ternama di Aceh yang sangat memiliki peran penting dalam menciptakan generasi islam yang paham agama. Juga tidak sedikit ulama-ulama Aceh yang pernah menuntut ilmu di MUDI Mesra. Pimpinan pertama LPI tersebut adalah Faqeh Abdul Ghani (dikutip dari laman resmi MUDI Mesra). LPI ini berlokasi di Desa Mideun Jok, Kemukiman Mesjid Raya, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Saat ini dipimpin oleh Tgk. H. Hasanoel Bashry bin H. Gadeng.

Saat ini MUDI Mesra kembali membuka pendaftaran bagi siapa saja yang ingin menimba ilmu di sana, dengan syarat dan ketenteuan yang berlaku. Berikut informasi pendaftarannya.

I.  WAKTU PENDAFTARAN
1. Pendaftaran mulai tanggal 10 Syawal hingga 5 Dzulhijjah.
2. Jadwal Pendaftaran:         
a. Pagi     : Pukul 09.00 s/d 12.00 WIB
b. Siang   : Pukul 14.00 s/d 15.30 WIB
c. Sore     : Pukul 16.30 s/d 17.30 WIB

3. Pendaftaran dilakukan setelah lulus testing.

II. TEMPAT PENDAFTARAN
1. Putra
Kantor Sekretariat LPI Ma'hadal 'Ulum Diniyah Islamiyah (MUDI) Mesjid Raya Samalanga (Lt. I   No. 9 Mabna Al-Aziziyah) Jln. Mesjid Raya KM. 1,5 Desa Mideun Jok, Kec. Samalanga, Kab.   Bireuen, Prov. Aceh.

2. Putri
Kantor Sekretariat Putri LPI Ma'hadal 'Ulum Diniyah Islamiyah (MUDI) Mesjid Raya Samalanga (Lt. I No. 2 Mabna Baitusy Syifa) Jln. Mesjid Raya KM. 1,5 Desa Mideun Jok, Kec. Samalanga, Kab. Bireuen, Prov. Aceh.

III. SYARAT SYARAT PENDAFTARAN
1. Biaya formulir pendaftaran Rp. 50.000,-
2. Mengisi Formulir Pendaftaran.
3. Bersedia mengikuti segala peraturan yang telah ditetapkan LPI MUDI Mesjid Raya Samalanga.
4. Foto copy ijazah terakhir satu lembar.
5. Pas photo warna berpeci bagi santriwan ukuran 3x4 sebanyak 3 lembar dan berjilbab bagi santriwati ukuran 3x4 dan 2x3 masing-masing 3 lembar.
6. Menyediakan SKBD atau SKCK untuk melanjutkan pendidikan yang dikeluarkan oleh Polsek atau Polres.
7. Foto copy KK 1 lembar.
8. Foto copy KTP mahram bagi santriwati (orang yang haram menikah dengan santriwati) minimal 4 mahram bagi santriwati yang mempunyai 4 mahram atau lebih.
9. Melunasi biaya administrasi sebesar Rp. 1.300.000,-
    Biaya tersebut meliputi:
    - Uang Pendaftaran
    - Uang Pembangunan
    - Uang Asrama 
    - Uang Yasin
    - Uang Simbol
    - Uang Surban

IV. MATERI TESTING
1.  Al-Qur'an (Tajwid, Makhrajil Huruf, Fashahah)
2.  Kitab Matan Ghayah Wat-Taqrib (Baca)
3.  Nahwu    : Kitab Matan al-'Awamil dan Matan Ajurumiyah (Lisan)
4.  Saraf      : Kitab Dhammun dan Matan Bina wal Asas (Lisan)

V.   JADWAL TESTING
      Testing dilakukan pada saat mendaftar

VI. KEDISIPLINAN/PERATURAN SETELAH TERDAFTAR SEBAGAI SANTRI
1. Mengikuti  pelajaran setiap jam belajar (pagi,siang, dan malam)
     Pagi
     Jam 07. 45 s/d 10. 30 WIB
     Siang
     Jam 14. 00 s/d 15. 45 WIB
     Malam
     Jam 19. 30 s/d 21.00 WIB, dan Jam  22.00 s/d  23. 30 WIB        
2. Memakai busana muslim/ah dan seragam putih yang bersih pada waktu belajar.
3. Mengikuti shalat berjamaah setiap waktu.
4. Mengikuti wirid Yasin menjelang shalat Magrib.
5. Mengikuti Dalail Khairat dan Muhadzarah setiap malam Jum’at.
6. Tidak dibolehkan merokok baik di dalam maupun di luar komplek.
7. Tidak boleh memasak dengan santriwan/wati yang bukan mahram.
8. Tidak boleh keluar komplek tanpa izin.
9. Tidak dibolehkan memakai handphone dan alat elektronik lainnya.
10. Santriwati harus diantar dan dijemput oleh mahram.
11. Santriwan yang terlambat kembali ke dayah baik pada waktu libur ataupun izin pulang harus diantar oleh wali.
12. Kuliah diizinkan setelah menguasai kitab I'annatut Thalibin.

Download Formulir Pendaftaran KLIK DI SINI
Untuk info lebih lanjut mengenai Mudi MESRA silahkan menuju website resmi mudimesra.

Kenali 6 Masalah Kesehatan yang Sering Muncul Saat Berpuasa


Bagi kaum muslim, berpuasa merupakan kewajiban yang harus ditunaikan dalam kehidupan ini. tidak ada alasan untuk tidak berpusa kecuali memang sedang mengalami sakit yang serius, itupun harus mengganti puasa tersebut di hari berikutnya yaitu di bulan lain ketika ramadhan usai. Ada banyak hikmah yang didapat dari berpuasa, dan beragam manfaat yang juga ditemui dalam puasa.

Seperti yang kita ketahui, berpuasa memang dipercaya memiliki berbagai manfaat terhadap kesehatan, akan tetapi masih tidak sedikit orang yang merasa gundah tentang konsekuensi yang mungkin bisa terjadi saat berpuasa. Namun para ahli medis telah mengatakan bahwa tidak yang perlu merasa gundah atau khawatir akan dampak yang akan terjadi saat melakukan puasa.

Para ahli diet dan ahli gizi telah menemukan cara untuk mengintegrasikan aktivitas puasa dengan praktek yang mereka lakukan agar memiliki manfaat terhadap orang lain.

Setelah berpuasa selama 10 jam lebih, tubuh akan bekerja mengubah jaringan lemak untuk diubah menjadi energi. Sehingga, hal sedemikian merupakan langkah baik bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan.

Kendatipun telah begitu banyak artikel, atau pun berita-berita yang membahas tentang manfaat berpuasa bagi kesehatan, pastinya tetap masih ada orang-orang yang merasa khawatir terhadap akibat yang akan ditimbulkan dari puasa.

Nah, untuk itu berikut beberapa ulasan tentang masalah kesehatan yang sering muncul saat sedang melakukan puasa. Serta bagaimana cara mengatasinya.

1. Sakit Maag
Saat menjalani ibadah puasa, perut mengalami penurunan pada jumlah asam yang berfungsi mengolah makanan dan membunuh bakteri. Akan tetapi, walau bagaimanapun otak tetap akan memberi sinyal kepada perut untuk melakukan produksi asam ketika kita berpikiran tentang makanan atau hanya mencium bau makanan saja, yang justru menjadi penyebab timbulnya sakit maag.

Cara agar sakit maag teratasi, janganlah mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak minyak, goreng-gorengan dan makan makanan pedas yang berlebihan, atau lebih baik jangan mengkonsumsinya sama sekali. Berhenti merokok juga akan membantu untuk mengatasi sakit maag.

3. Sakit Kepala
Banyak hal yang menyebabkan terjadinya sakit kepala. Akan tetapi, sakit kepala saat berpuasa dapa terjadi karena terjadinya dehidrasi pada tubuh, rasa lapar, dan kekurangan istirahat. Melakukan diet yang terkontrol akan tetapi tidak melewatkan makan sahur, mengkonsumsi cairan yang cukup, akan mampu mencegah atau mengurangi risiko sakit kepala.

4. Terjadinya Dehidrasi
Saat melakukan aktivitas berpuasa selama berjam-jam, tubuh akan selalu mengalami dehidrasi karena apda saat tersebut utbuh akan kehilangan air dan garam secara terus menerus melalui proses bernafas, berkeringat, dan saat buang air kecil. Risiko akan terjadinya dehidrasi tersebut akan meningkat jika Anda tidak minum air putih dengan cukup sebelum melakukan puasa. Pada orang tua risiko ini akan sangat tinggi, dan juga bagi mereka yang sedang mengkonsumsi obat-obat tertentu.

5. Susah BAB (Buang Air Besar)
Agar menjaga usus beraktivitas secara teratur selama melakukan aktivitas puasa, minumlah air secara teratur, dan makan makanan sehat selama tidak berpuasa (sebelum memasuki bulan puasa). Konsumsilah buah-buahan segar dan sayuran sehat agar membantu meningkatkan jumlah serat pada makanan Anda sehingga hal tersebut mampu membantu Anda dalam pencegahan susah BAB atau yang biasa disebut konstipasi.

Jika hal tersebut masih saja terjadi, ada baiknya juga Anda untuk mengkonsumsi obat pencahar agar membantu melakukan penyembuhan masalah susah BAB yang Anda alami.

6. Stres
Stres bisa saja terjadi pada saat sedang melakukan aktivitas puasa selama seharian, hal itu disebabkan terbatasnya asupan air dan makanan yang masuk ke tubuh selama berpuasa, serta terjadinya perubahan rutinitas dan semakin pendeknya durasi tidur. Jika hal tersebut Anda alami, penting bagi Anda untuk menghadapi sumber yang menyebabkan stress dengan baik agar terhindar dari timbulnya efek negatif yang akan merugikan kesehtan atau terjadi akibat fatal lainnya.


Dalam hal upaya untuk mengurangi stress dapat juga dilakuakn dengan mengendalikan amarah serta tidak melakukan pekerjaan berat yang melebihi kesanggupan tubuh. Misalnya mengangkat beban yang terlalu berat, atau pekerjaan lainnya yanag memaksa otot untuk bekerja lebih ekstra.

Ini 6 Alasan Kenapa Kurma Bagus Untuk Buka Puasa


Tahukah Anda bahawa berbuka puasa dengan buah kurma ternyata bukan saja sekedar tradisi dari masyarakat timur. Nabi kita Muhammad SAW pun memang menganjurkan untuk makan kurma, bahkan Rasulullah sendiri pun sering mengkonsumsi kurma lembek atau basa saat berbuka puasa sebelum beliau melakukan shalat magrib. Jika kurma lembek tidak ada maka beliau akan memakan kurma yang kering, dan jika tidak ada lagi berulah beliau meminum air putih.

Tetapi, hal itu bukan hanya dianjurkan, karena faktanya berbuka puasa dengan buah kurma akan memberikan manfaat positif bagi kesehatan tubuh. Ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa kurma memang mengandung bermacam vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh.

Dalam hal berbuka puasa, kurma juga memiliki bermacam kelebihan atau manfaat yang mana makanan lain tidak memilikinya. Apa saja manfaat atau kelebihan yang dimiliki oleh buah kurma dan benarkah kurma sangat bagus untuk berbuka puasa? Berikut ulasannya.

1. Dapat Dicerna dengan Mudah
Ketika berbuka puasa perut masih dalam kadaan kosong karena baru saja malukan puasa selama berjam-jam, metabolisme tubuh akan berjalan lebih lambat dari biasanya. Perut memerlukan waktu untuk mencerna makanan saat berbuka puasa. Oleh sebab itulah memilih makanan yang sangat mudah dicerna oleh perut seperti kurma sangatlah bagus, supaya perut tidak terkejut dan lelah karena harus bekerja keras secara tiba-tiba untuk mengolah makanan yang masuk.

2.Sebagai Persiapan Bagi Perut Untuk Menerima Makanan Lain
Lansung berbuka puasa dengan makanan yang berat seperti nasi, kue dan sejenisnya, sama halnya dengan memacu mobil dengan kecepatan tinggi tanpa melakukan pemasansan terlebih dahulu. Cara yang sedemikian akan menimbulkan masalah pada pencernaan seperti sakit maag atau diare. Bukan hanya itu, anda juga akan mudah merasa ngantuk dan menimbulkan rasa malas untuk beraktifitas. Pasalnya, tubuh harus melakukan kerja ekstra dalam mengolah makanan sehingga mengurangi asupan ke organ-organ lain.

Itulah yang menyebabkan ngantuk atau malas. Padahal, masih ada beberapa ibadah yang harus dilakukan setelah berbuka selain shalat magrib yaitu shalat tarawih, tadarus alquran dan lainnya, rugi jika itu harus terlewatkan.

3.Akan Mencegah Makan Berlebihan
Perlu untuk diketahui bahwa kurma mengandung serat pangan yang mampu membuat perut merasa cepat kenyang. Karbohidrat yang terkandung dalam buah kurma juga terbilang tinggi. Tidak hanya sebatas itu, kurma juga mengandung glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Kandungan gula yang terdapat pada buah kurma adalah karbohidrat kompleks yang akan dicerna oleh tubuh secara bertahap sehingga hal itu mampu mengendalikan nafsu yang berkeinginan untuk makan berlebihan karena telah menahan lapas saat berpuasa.

4.Mampu Mengembalikan Energi Dengan Cepat
Saat berpuasa kebanyakan orang akan merasa lemas atau pusing, hal itu dikarenakan kurangnya kadar gula dalam darah akibat dari perut kosong sehingga timbullah rasa lemas atau pusing. Agar keadaan tersebut kembali membuat gula darah normal dan energi kembali kuat, maka minum atau makanlah yang manis-manis seperti buah kurma.

Karena kurma dapat menjadi alternatif sebagai makanan berbuka puasa yang sehat. Gula alami yang dikandung oleh kurma akan segera ditransfer ke liver secara cepat yang kemudian diubah menjadi energi.

5. Dapat Menyehatkan Sistem Pencernaan
Terjadinya perubahan pada jam makan serta kurangnya asupan serat selama menjalani ibadah puasa akan menyebabkan bermacam masalah pada pencernaan. Terlebih lagi kebanyakan orang yang berpuasa justru kalap dan makan makanan yang tidak sehat saat sahur dan beruka puasa.

Sebaiknya konsumsilah buah kurma secara teratur saat berbuka puasa karena mampu menjaga sistem pencernaan agar tetap sehat.

Serat pangan yang terdapat pada buah kurma akan melancarkan pencernaan serta membersihkan usus dari zat racun dan zat berbahaya lainnya.

6. Membuat Keasaman pada Darah Menjadi Normal
Dalam darah terdapat kadar keasaman yang mana seringkali mengalami peningkatan ketika tubuh melakukan pembakaran cadangan lemak sebagai sumber energi yang utama ketika melakukan puasa. Pada tahap inilah terjadinya bau pada mulut yang tidak sedap dan tubuh pun merasa kelelahan. Kondisi tersebut adalah suatu hal yang normal dan tidak perlu takut.

Oleh sebab itu, konsumsilah beberapa butir buah kurma ketika berbuka puasa, hal itu akan membantu mengatasi peningkatan keasamaan yang menyebabkan bau mulut dan kelelahan. Hal tersebut juga akan menormalkan kondisi keasaman darah.

Itulah 6 manfaat yang menjadi alasan kenapa kurma sangat bagus jika dikonsumsi saat berbuka puasa, semoga bermanfaat.

Selamat menunaikan ibadah puasa, terima kasih telah berkunjung di wahana belajar.

Ibadah Bukan Hanya Shalat


Kita diberi kesempatan oleh sang pencipta untuk hidup adalah untuk beribadah atau menyembahnya. Dalam kehidupan yang kita jalani, defenisi atau maksud dari beribadah itu sangatlah banyak variasinya. Ibadah bukan sekedar shalat lima waktu sehari-semalam, atau bersedekah, dan berpuasa. Tetapi lebih banyak dari itu yang memiliki pembagian dan cabang-cabang tertentu. Misalnya saja shalat, terbagi lagi ke shalat sunnah yang pembagian shalat sunnah itu terbagi lagi beberapa bagian. Ada shalat sunnah sebelum dan sesudah shalat wajib, ada shalat sunnah hajat, shalat tahjjud, shalat istikharah ketika merasakan keraguan akan suatu pilihan, dan banyak lagi shalat sunnah lainnya. Begitu pula dengan bersedekah, bagaimana cara bersedekah, kepada siapa harus bersedekah  semua ada aturannya masing-masing. Bahkan senyum ketika bertemu dengan orang lain saja  sudah di kira ibadah, memindahkan duri kecil yang ada di jalan saja sudah dikira ibadah.

Sobat wahana yang selalu dalam keadaan sehat, perlu kita ketahui bahwa yang dikatakan oleh Allah tentang hari kiamat itu ada  dan nyata, bahkan bukti-bukti atau tanda tibanya hari kiamat itu sudah mulai tanpak oleh mata kepala manusia sendiri. Di hari kiamat hari yang mana semua amal ibadah dibalas setimpal dengan apa yang dikerjakan oleh manusia itu sendiri semasa hidupnya. Barang siapa yang ibadahnya ikhlas maka kebaikan akan didapatnya saat itu. Begitu pun jika ibadah semasa hidupnya jauh dari kata ikhlas melainkan ada keterpaksaan atau tujuan tertentu, maka keburukan akan didapat pada hari kiamat tersebut.

Jika begitu apa yang harus kita lakukan? Sobat wahana mungkin bertanya-tanya. Apakah ibadah yang kita lakukan selama ini sudah pantas untuk menerima imbalan kebaikan pula di hari akhirat kelak? Cukupkah timbangan pahala yang kita kumpulkan selama hidup di dunia? Tidak ada yang mampu menjamin kecuali Allah.

Saya sangat yakin tidak ada diantara kita yang mau mendapat keburukan di hari akhir nanti. Untuk itu mari perbanyak amal ibadah kebaikan. Dan dalam hal itu, perlu diingat bahwa seperti yang sedikit disinggung di atas tadi, ibadah bukan hanya shalat. Maka dari itu selain menunaikan shalat dan ibadah wajib lainnya, patut pula bagi kita untuk mengamalkan surah al-ma’un. Agar kiranya kita tidak termasuk orangiorang yang mendustakan agama, maka salah satu yang mesti kita lakukan adalah jangan menghardik anak yatim. Akan tetapi membantunya.

Rutin Shalat Tahajjud Akan Menyembuhkan 5 Penyakit Ini



Di dalam ajaran agama islam, jika kita berbicara seputar shalat terlebih lagi shalat sunnah, shalat tahjjud merupakan salah satu shalat sunnah sangat mempunyai keutamaan tersendiri dalam Islam. Hal itu dilihat dari kapan waktu shalat itu dilaksanakan, yaitu di sepertiga malam. Di sepertiga malam adalah satu waktu dimana para malaikat Allah turun ke bumi.

Bukan sekadar itu saja yang terjadi di sepertiga malam, pada waktu tersebut pula Tuhan kita Allah. SWT. akan mengabulkan permintaan atau do’a yang dipanjatkan oleh Hamba-hamba-Nya. Dengan kita melakukan shalat sunnah tahjjud, tubuh kita juga akan terhindar dari yang  namanya penyakit.

Memang, bisa kita katakan tidak begitu banyak orang yang tahu bahwa dengan mengerjakan shalat sunnah yang satu ini akan memiliki faedah bagi kesehatan tubuh serta dapat pula mengobati berbagai macam penyakit. Pada tulisan saya ini akan saya beberkan penyakit-penyakit apa saja yang dapat disembuhkan dengan melakukan shalat tahajjud itu sendiri. Sebelumnya saya ingin mengatakan kepada anda selaku pembaca, like serta share anda terhadap artikel ini sangat bermanfaat bagi kami dan juga bagi orang lain agar turut mengetahui akan isi dari artikel ini. Baiklah langsung saja.

1. Dapat Mengobati Diabetes
Dengan mengerjakan shalat tahajjud ternyata kita akan mendapat salah satu manfaat yaitu akan mengobati diabetes. Hal tersebut memang telah disinggung dalam beberapa penelitian yang bahwa shalat tahjjud tersebut membuat kandungan koertisol pada tubuh menjadi rendah.
Kortisol ini sendiri mempunyai manfaat untuk meningkatkan kandungan gula darah dengan cara merangsang metabolisme karbohidrat pada tubuh. Jika kortisol ini bertambah maka kandungan gula darah di dalam tubuh pun akan menjadi lebih. 

2. Dapat Mencegah Pembengkakan Pada Jantung
Ternyata manfaat shalat tahajjud bagi kesehatan tubuh bukan hanya dapat mengobati penyakit diabetes, tetapi manfaat shalat tahajjud juga dapat menjegah terjadinya pembengkakan pada jantung. Dengan menurunnya kortisol pada tubuh ternyata memiliki banyak kelebihan. Dengan rendahnya kortisol maka akan menghalangi keluarnya urine. 

Hal itu berarti bahwa kita tidak akan lagi kebelet untuk buang air kecil ke kamar mandi ketika malam hari. Bagi orang-orang yang mengalami penderitaan dengan penyakit pembengkakan jantung dan gagal ginjal, shalat tahjjud itu sendiri sangat dianjurkan untuk dilakukan karena bisa mereduksi kortisol. Ketika tereduksinya kortisol tersebut, maka tidak aka nada kesulitan dalam pembuangan urine serta tidak akan terjadi pembengkakan pada jantung. 

3 Mencegah Penyakit Hipertensi dan Hipotensi
Waktu pelaksanaan shalat tahajjud yaitu di sepertiga malam itu sendiri ternyata juga menjadi teramat penting terhadap otak manusia. Karena pada waktu tersebut otak akan melepaskan serotonin, beta endorsin, dan melatonin. Dengan lepas zat yang tiga itu seseorang akan dibuat merasa lebih tenang sampai terbangunnya homeostatis. 

Apabila terjadi gangguan pada homeostasi, maka akan membuat orang tersebut akan mudah mengalami pusing serta bisa saja mengakibatkan hipertensi (tekanan darah tinggi) atau juga hipotensi (tekanan darah rendah).

Karena itulah kita sangat dianjurkan untuk melakukan shalat tahajjud agar dapat mengalami relaksasi secara maksimal. Bukan hanya itu saja, dengan melaksanakan shalat sunnah yang satu ini akan membangun keseimbangan tubuh dan peluang untuk terjadinya hipertensi atau hipotensi akan menurun. 

4. Akan Lebih Sabar dan Tak Mudah Marah
Ternyata jika kortisol itu sendiri tidak menurun maka justru malah akan merangsang efek suka atau depresi yang tidak normal atau berlebihan. Maka dari itulah kita dianjurkan untuk melaksanakan shalat tahajjud karena waktu ini kortisol akan menurun dan membuat seseorang akan menjadi lebih tenang. 

Sehingga dengan terjadinya ketenangan tersebut akan membuat diri kita tidak akan mudah terbebani serta tidak tertekan dengan segala permasalahan yang bisa menganggu kesehatan. Jadi tidak mengherankan lagi jika orang yang gemar melaksanakan shalat tahajjud akan lebih sabar, berwibawa, serta memiliki emosi yang terkendali dengan normal. 

5. Kemoterapi Kanker Tanpa Efek Samping
Saya sangat yakin sekali bahwa menderita penyakit kanker adalah hal yang tidak diinginkan oleh semua orang. Akan tetapi sebagian dari kita ternyata mengalami penderitaan penyakit yang ganas tersebut sehingga harus menjalani berbagai macam pengobatan yang salah satunya adalah kemotrapi. 

Seperti yang diketahui banyak orang bahwa kemoterapi kanker itu sendiri memiliki efek samping seperti mual, rambut rontok, infeksi dan masih banyak lagi efek lainnya. Namun ternyata saat seseorang terserang penyakit kanker, maka ia akan dianjurkan untuk melaksanakan shalat tahajjud, dan inilah bentuk kemoterapi tanpa memiliki efek samping terhadap tubuh. 

Baca juga: 3 Hal Yang Dapat Anda Lakukan Sesudah Shalat Shubuh

Hal tersebut dikarenakan saat seseorang gemar melaksanakan shalat sunnah tersebut hatinya akan dipenuhi dengan zat keimanan. Tidak terlepas dari itu saja, orang tersebut juga akan semakin memiliki keyakinan dengan pertolongan yang datang dari Allah sehingga membuat pikiran dan hatinya menjadi lebih tenang dalam menghadapi cobaan berat tersebut.

3 Hal Yang Dapat Anda Lakukan Sesudah Shalat Shubuh


Manusia, selain membutuhkan makan dan minum juga membutuhkan istirahat. Istirahat yang paling penting yaitu tidur di malam hari. Memang, malam hari adalah waktu untuk bersitirahat. Karena pada siang hari dihabiskan untuk bekerja bagi yang sudah bekerja, sekolah atau kuliah bagi yang masih pelajar dan mahasiswa.

Berapapun usia Anda pastilah siang hari anda gunakan untuk beraktivitas. Untuk itu pada malam harinya digunakan untuk tidur atau beristirahat. Tetapi, sangat banyak orang yang salah gunakan istirahat atau waktu untuk tidur tersebut, seperti tidur melebihi batas waktu normal hingga bahkan lebih 9 jam sehingga bangun kesiangan dan melewatkan waktu shubuh. Ada juga yang bangun pada waktu yang tepat dan melaksanakan shalat shubuh, tetapi usai itu memilih untuk melanjutkan tidur kembali. Sangat disayangkan waktu yang seharusnya berharga terbuang begitu saja.

Padahal banyak hal bermanfaat  dan bernilai ibadah atau mendapat pahala yang bisa dilakukan usai shalat shubuh. Apa saja hal tersebut? lanjut saja membaca artikel ini hingga selesai.

Baca juga: Rutin Shalat Tahajjud Akan Menyembuhkan 5 Penyakit Ini

Inilah 3 aktivitas atau hal yang bermanfaat besar yang bisa anda lakukan sesudah shalat shubuh:

1. Membaca al-quran
Membaca alquran sangatlah dianjurkan bagi umat muslim. Bahkan, hal itu memang diperintahkan sesuai bunyi surah al-alaq ayat pertama. Jadi sangat tidak wajar jika malas mengerjakannya. Membaca alquran adalah salah satu ibadah yang apabila mengerjakannya mendapat pahala. Jadi, sesudah shalat shubuh alangkah baiknya jika anda membaca alquran beberapa ayat atau halaman. Karena, usai shalat shubuh suasana masih sangat tenang sehingga bisa dengan nyaman membaca al-quran.

2. Membaca buku
Selain membaca alqur’an, membaca buku juga akan memberikan manfaat bagi diri anda. Tidak ada salahnya jika anda membaca buku-buku yang bermanfaat atau yang bisa menambah wawasan dan pengetahuan anda seperti buku-buku tips. Selain itu, memang jika membacanya usai shalat shubuh akan sangat mudah diserap otak karena pada saat tersebut ota masih fresh dan belum terisi memori lain.

3. Mengatur planing
Mengatur planing adalah hal yang memang harus anda lakukan setia hari sebelum memulai aktivitas. Karena dengan mengatur planing anda bisa tahu pekerjaan mana yang mesti anda kerjakan lebih dahulu atau pekerjaan mana yang paling penting dan kurang penting. Kebanyakan orang-orang hebat dan sukses mereka selalu mengatur planing. Nah, usai shalat shubuh adalah waktu yang cocok bagi anda untuk mengatur planing apa saja yang akan anda laksanakan nantinya.

Itulah 3 aktivitas bermanfaat yang dapat anda lakukan sesudah shalat shubuh. Semoga anda bisa mengerjakannya karena itu memang sangatlah mudah. Share ke teman-teman anda agar mereka juga mendapat pengetahuan yang sama dengan anda.