Showing posts with label Puisi Cinta. Show all posts
Showing posts with label Puisi Cinta. Show all posts

Puisi "Atau Rindu Kan Kubawa Mati"


Atau Rindu Kan Kubawa Mati

Jika hanya menyimpan cinta
Dan tak mengungkapkannya
Akankah kesetian dari rasa rindu
Mengerti betapa menggebunya itu?

Aku mengagumimu sejak itu
Pertama kali mengenalmu
Lalu cinta tumbuh seiring waktu berlalu
Meski hanya aku dan Tuhan yang tau

Tetapi rasa rindu yang lama kupendam
Menciptakan dilema mendalam
Hanya Mencitaimu dalam diam
Akankah nanti kudapatkan kasih sayangmu

Ah!
Aku malu kendati ingin bercerita
Aku mencintaimu
Biarkan saja aku dan harapan itu

Akan kurayu Tuhan
Untuk sebuah harapan demi cinta
Yang kusimpan lama dalam hati
Atau rindu kan kubawa mati

Oleh : Rivan Dewana

Puisi "Merindukanmu Adalah Ketenangan Jiwa"


Aku terus berpikir tentangmu
Merindukanmu adalah ketenangan jiwa
Ketika aku mengadukan ini
Pada Sang Pemilik Cinta

Aku tak tau sampai kapan aku sanggup
Menyimpan rasa cintaku ini untukmu
Bukan karena aku takut mengatakannya
Tapi aku ingin menjaga rindu ini

Tetapi, aku khawatir pada Cintaku
Akankah Rabbku kabulkan do’aku
Sedang aku bukanlah insan yang begitu patut
Untuk mengadukan perasaan ini

Kadang aku malu pada Tuhanku
Meminta menuliskan namaku di hatimu
Harapan dan do’a terus aku panjatkan
Agar hati ini tenang dengan perasaan cinta tetap suci

Di tengah malamku
Tak bias kulupa tentang bayangmu
Akankah ada harapan yang sama di hatimu
Atau aku harus bagaimana

Aku akan merayu Tuhan untuk cinta ini
Tetapi akankah caraku ini berhasil
Atau dirimu juga merayu Tuhan
Dengan harapan dan Pinta yang sama

Oleh : Rivan Dewana

Puisi "Adakah Cinta Untukku di Hatimu?"


Sebuah pertanyaan yang aku tuliskan dalam puisi
Teruntuk yang namanya kusimpan dalam hati
Terjaga bersama cinta dan rindu
Yaitu kamu yang sangat kucintai

Perasaan yang aku tak mampu ungkapkan
Rasa cinta yang sudah begitu lama
Melalui puisi ini
Aku menuliskan pertanyan itu

Mengikuti alunan cinta dalam hati
Berirama semerdu nyanyian rindu
Setelah Puisi ini kau baca
Aku takkan banyak kata, hanya puisi yang bercerita

Entah itu tentang cinta maupun rasa rindu
Atau apapun tentangmu
Aku akan memilih diam, dan diam
Merasakan kembali bisik-bisik cinta dari hati

Karena aku begitu yakin
Jika kau memang mencintaiku juga
Engkau akan tersenyum meski saat itu
Aku tak ada di depanmu

Atau setelah puisi ini kau baca
Aku akan benar-benar menghilang dari kehidupanmu
Karena cintamu yang tak menemani hatiku
Dan akan butuh waktu yang lama mengobati itu

Rasakan puisi ini dengan hatimu
Aku ingin kau mengingatku sejenak
Tanpa melupakan cinta Tuhanmu
Maafkan aku menanyakan ini padamu

Adakah cinta untukku di hatimu?
Karena kau telah begitu lama kurindu
Bersama cinta yang begitu indah
Bisakah kau beri jari manis itu untukku nanti?

Oleh : Rivan Dewana