Cara Gampang Pasang 3 Iklan di Dalam Postingan

Persoalan mengenai cara pasang iklan adsense di dalam postingan blog sudah sering dibahas oleh para blogger. Dengan berbagai cara penyampaian masing-masing. Ada yang khusus untuk memasang 2 iklan, 3 iklan bahkan sampai 5 iklan di dalam postingan.

Nah, pada postingan kali ini saya juga akan menjelaskan bagaimana cara gampang memasang 3 slot iklan di dalam postingan, yaitu di bawah judul, di tengah dan pada akhir artikel. Perlu diketahui bahwa pemasangan unit iklan sangat menentukan penghasilan Anda di adsense. Silahkan Anda ikuti langsung panduan ini, dijamin tidak akan mengalami doble/ganda paragraf.

1.Pastikan bahwa Anda telah login ke akun adsense dan memilih unit iklan untuk menambahkan iklan baru lalu pilih iklan (saya sarankan untuk memilih iklan teks dan bergambar), sesuaikan dan salin kode (biarkan dalam keadaan stanby terlebih dahulu).

2.Sekarang masuk ke blogger kemudian edit html. Lalu cari kode ini “<data:post.body/>”  tanpa tanda petik. Cara singkat silakan menggunakan CTRL+F lalu pastekan kode tersebut. Kode tersebut biasanya terdapat lebih dari satu, pilih yang paling bawah.

3. Jika kode tersebut sudah ketemu, gantikan dengan kode di bawah ini.
 <div style="margin-bottom:25px;">
<center>
kode iklan disini atas</center>
</div>
<div expr:id='&quot;post1&quot; + data:post.id'/>
<div class='googlepublisherads' style='margin:25px 0'>
<center>
kode iklan disini tengah artikel</center>
</div>
<div expr:id='&quot;post2&quot; + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type='text/javascript'>
var obj0=document.getElementById(&quot;post1<data:post.id/>&quot;);
var obj1=document.getElementById(&quot;post2<data:post.id/>&quot;);
var s=obj1.innerHTML;
var t=s.substr(0,s.length/2);
var r=t.lastIndexOf(&quot;&lt;br&gt;&quot;);
if(r&gt;0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+4);}
</script>
<div style="margin-top:25px">
<center>
kode iklan disini bawah artikel</center>
</div>

4.Untuk memasang kode iklan silakan ganti teks berwarna biru dengan kode iklan adsense Anda (salin kode dari akun adsense yang telah stanby tadi).

Note:
Sebelum meletakkan kode iklan jangan lupa diparsekan terlebih dahulu untuk mencegah terjadinya eror ketika template Anda disave. Untuk memparse kode klik disini.

Jika langkah-langkah di atas telah selesai, jangan lupa save template Anda. Dan selamat, iklan di dalam postingan sudah bisa ditampilkan.

Pentingnya Website Bagi Sekolah

Sekolah, seperti yang kita ketahui bersama merupakan wadah pembentukan karakter untuk mendidik generasi bangsa. Di sekolah siswa dididik untuk beretika, menghargai orang lain, selain diajarkan pelajara-pelajaran sekolah. Sama sekali kita tidak boleh melupakan peran penting sekolah tersebut.

Di era globalisasi ini dengan kian pesatnya kemajuan teknologi di dunia, tak terkecuali Indonesia. Keefektifan sebuah sekolah sebagai wadah pendidikan telah dipengaruhi oleh berbagai aspek-aspek teknologi. Misalnya internet yang berkaitan erat dengan media sosial.

Dalam dunia pendidikan, tidak bisa dipungkiri bahwa setiap sekolah bersaing menjadi sekolah yang unggul untuk menjadi sekolah favorit pilihan siswa. Namun, dalam prakteknya, sekolah yang menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologilah yang akan unggul.

Sekolah dulu mungkin sama sekali tidak mempelajari tentang media, pemanfaatan media, kuntungan yang bisa dihasilkan dari media (internet). Namun, sekolah-sekolah unggul sekarang ini tentu sudah sangat akrab dengan hal-hal sedemikian. Mereka menggunakan media berupa website untuk membuat sekolahnya semakin terkenal selain terus melejitkan prestasi siswa dan sekolanya.

Kenapa website dapat meningkatkan citra sekolah?

Sebenarnya bukan untuk peningkatan citra sekolah saja, memang ketika sebuah sekolah tidak memiliki sebuah website yang berguna untuk mengetahui informasi sebuah sekolah, maka sekolah tersebut akan dianggap tidak maju. Website sangat bermanfaat untuk tempat siswa berkreatifitas, selain Majalah Dinding/mading.

Website untuk mengenalkan sekolah dan sebagai wadah silaturrahmi.

Dulu silaturrahmi yang kita kenal adalah dengan berkunjung antara satu sama alin. Dalam duni online juga ada istilah silaturrahmi yaitu pemilik sebuah website mengunjungi website lain lalu memberi komentar positif untuk mendukung website tersebut. Selain itu juga sebagai sarana untuk berbagi informasi lebih mudah.

Website untuk mengenalkan sekolah. Misalnya, ketika sebuah sekolah membuka pendaftaran untuk siswa baru, atau membuka lowongan bagi guru yang ingin mengajar di sekolah tersebut, maka bisa melihat informasi tersebut melalui website.

Ketika sekolah tidak memiliki website, orang lain akan sangat sulit untuk mengetahui atau mencari informasi mengenai sekolah tersebut.

Makanlah Dengan Baik dan bernafaslah Lebih Banyak


Sebenarnya, otak sangat serupa dengan seorang biduanita terkenal yang selalu menginginkan segalanya dalam waktu singkat dan disajikan dengan baik. Otak selalu menuntut kita untuk memasok 100 mg glukosa setiap satu menit sebagai bahan bakar dan oksigen sebagai bahan pembantu pembakaran. Otak secara otomatis akan  membekali dirinya dengan kedua zat tersebut (glukosa dan oksigen) hingga mencapai 20% dari jumlah total oksigen yang kita hirup.

Jadi, jika kita melakukan perhitungan cepat maka kita dapat langsung mengetahui bahwa otak membutuhkan energi yang jumlahnya 10 kali lipat lebih besar daripada energi yang dibutuhkan oleh semua organ tubuh lainnya. Padahal berat otak sendiri tidak sampai 2% dari berat tubuh manusia.

Dengan mudah kita juga dapat memahami bahwa efektifitas kinerja otak sangat tergantung kepada apa yang kita konsumsi dan apa yang kita hirup. Jika otak kita sampai “marah” maka akan terjadi penurunan kandungan zat gula di dalam darah, serangan vertigo, menurunnya kualitas kesadaran dan keterjagaan; semuanya menjadi tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Jika jatah oksigen atau zat gula yang dibutuhkan otak ternyata tidak dapat tercukupi maka akan menjadi “penderitaan otak”. Pada saat demikian maka sel-sel saraf akan mati setelah tiga menit karena kekosongan pasokan bahan tertentu yang dibutuhkannya.

Udara dan Zat Gula: Dua Hal yang Tak Terpisahkan
Dua jenis “nutrisi” bagi otak ini harus masuk ke dalam otak secara bersama, tidak cukup satu per satu.

Zat gula dapat menjalankan fungsinya sebagai bahan bakar hanya dengan adanya oksigen. Tanpa adanya pasokan oksigen ke dalam otak maka jumlah zat gula yang dapat diubah menjadi energi akan merosot hingga 18 kali lipat dari kondisi normal. Bahkan pada saat kondisi abnormal, zat gula nyaris tidak dapat mengehasilkan energi sama sekali!

Jadi, pasti timbul masalah ketika otak hanya mendapatkan pasokan satu dari kedua zat ini, baik dalam jumlah banyak maupun sedikit. Solusi bagi masalah tersebut, agar ia terserap ke dalam darah secara perlahan-lahan!

Tindakan yang Harus Dilakukan
Hendaknya kita belajar mengontrol pola konsumsi zat gula serta oksigen yang kita hirup.

Konsumsilah Binatang Berkulit Keras


Memakan binatang berkulit keras akan  bermanfaat bagi memori Anda

Sangat disayangkan jika kita tidak pernah mendengar pernyataan seperti judul diatas. Jauh lebih penting, hendaknya Anda menyampaikan pernyataan itu kepada anak-anak.

Secara faktual, komposisi kandungan daging binatang berkulit keras sangat istimewa. Ternyata binatang-binatang yang berukuran relatif kecil ini mengandung begitu banyak kolin (choline), metionina (methionine), dan phytaine. Ketiganya adalah bahan-bahan yang memainkan perang penting dalam proses menghafal.

Di samping itu, kita dapat mengatakan bahwa lemak yang terkandung di dalam tubuh binatang-binatang jenis ini memang ada untuk menjadi sumber nutrisi bagi jaringan saraf. Lemak binatang berkulit keras secara teknis disebut lesitina (lecithine) dan phosphatidycholine ini sebenarnya tidak terlalu berarti bagi kebanyakan orang.

Namun, para peneliti mengetahui bahwa kekurangan zat jenis ini setidaknya pada hewan dapat mempercepat kerusakan sel-sel saraf, penuaan dini pada jaringan saraf, dan berbagai gangguan pada memori.

Binatang berkulir keras ini sangat kaya kandungan iodium: mineral yang sangat penting bagi perbaikan kinerja pikiran. Karena itu, jangan sekali-kali Anda menolak mengonsumsi udang, udang karang, udang kecil, kepiting, dan lobster.

Kembalilah Mengonsumsi Bahan Pangan Alami



Gen manusia tumbuh secara perlahan. Hal ini juga terjadi pada kinerja otak kita sejak jutaan tahun lalu. Gen manusia terus beradabtasi secara logis melalui persesuaian antara kebutuhan kita dengan sesuatu yang ditemukan nenek moyang kita dahulu. Jadi, pertumbuhan gen manusia memang sudah lama berhubungan secara langsung dengan bahan makanan yang ada. Kita juga selalu dibekali oleh otak dengan “daftar kebutuhan” agar ia dapat bekerja dengan baik.

Otak tampaknya telah memiliki peta sendiri dalam “daftar kebutuhan” itu sejak kita dilahirkan. Hanya saja, kita terus mengonsumsi berbagai makanan “baru” hingga sari makanan tersebut tidak tahu lagi harus melakukan tugas apa di dalam tubuh kita. Sebagaimana kita ketahui bersama, makanan yang kita konsumsi saat ini sudah jauh berbeda dengan hidangan manusia purba dahulu.

Untuk mempermudah memahami masalah ini mari kita gunakan analogi berikut.

Alat penggiling gandum yang bergerak melalu kincir angin, tentu tidak mungkin digerakkan dengan aliran air. Hali ini serupa dengan kompor listrik yang tidak mungkin dinyalakan dengan menggunakan gas
.
Jadi, mengapa otak kita terus disuguhi dengan berbagai jenis bahan bakar yang sama sekali tidak berguna baginya?

Apa yang Biasa Dimakan Manusia Prasejarah?

Jawabannya adalah, “apa saja yang meraka temukan!” Manusia prasejarah  biasa mengonsumsi buah-buahan, tumbuh-tumbuhan, dan buah jenis anggur-angguran yang tumbuh di darat, secara langsung sesaat setelah dipetik tanpa menunggu beberapa saat atau mengolahnya terlebih dahulu.

Sejak 55 juta tahun yang lampau (dalam rentang waktu 20 juta tahun), manusia prasejarah hidup di daratan yang banyak ditumbuhi oleh barbagai jenis pohon berbuah. Buah-buahan tersebut menjadi sumber berbagai macam vitamin dan zat-zat gizi yang berfungsi untuk melindungi tubuh. Karena sedemikian banyaknya pasokan vitamin C pada masa prasejarah itu, sampai-sampai tubuh kita tidak sempat belajar (atau bisa jadi telah lupa) bagaimana memproduksi vitamin C di dalam tubuh.

Fenomena ini juga ditunjukkan oleh kedua rahang nenek moyang kita yang telah berbentuk untuk siap memamah jenis makanan seperti itu. Gigi yang  mereka miliki pun mampu mengunyah dengan mudah berbagai macam kacang-kacangan dan tumbuh-tumbuhan berakar.

Yang mengejutkan adalah ternyata mereka menunjukkan kualitas kesehatan yang sangat baik meskipun mereka biasa mengonsumsi daging mentah. Walaupun yang disebut dengan daging pada masa prasejarah tentu berbeda dengan daging yang kita ketahui sekarang.

Pada saat itu, binatang-binatang bergerak bebas dan tidak pernah dikumpulkan dalam satu kandang sempit seperti terjadi di tempat-tempat peternakan. Dengan bebas bergerak seperti itu, membuat kandungan lemak yang terdapat di dalam tubuh binatang tersebut sangat sedikit karena otot-otot mereka terus berkembang. Selain itu, binatang yang hidup di alam bebas dan biasa memakan tanaman darat ternyata dagingnya hanya mengandung lemak sebesar 4%. Jumlah itu tentu sangat kecil jika dibandingkan dengan kandungan lemak pada daging binatang ternak saat ini, yang mencapai 25%!

Ada Apa dengan Kita?

Setidaknya, 55% dari makanan yang kita konsumsi saat ini merupakan hasil dari “bahan pangan jenis baru”. Contohnya : susu, produk-produk turunan susu, biji-bijian yang sudah diolah, gula, berbagai jenis bahan makanan pemanis buatan, lemak yang sudah dipisahkan dari sumbernya (mentega), dan lain-lain. Sementara itu, sekitar 28% dari makanan kita adalah daging yang mengandung lemak, daging ungags, ikan-ikanan, telur, dan binatang berkulit keras (udang, kepiting, dan lain-lain).

Hanya 17% saja dari makanan kita yang berupa kubis-kubis-kubisan, buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian.

Untungnya, tubuh kita sangat mudah beradabtasi. Jika tidak, maka spesies manusia seperti kita sudah punah sejak lama. Sebab, makanan yang kita konsumsi sudah tidak sesuai dengan tubuh kita.

Akan tetapi, setiap proses adabtasi pasti memilki batas. Saat ini, selain konsumsi kalori kita jauh lebih sedikit dibanding yang dikonsumsi oleh nenek moyang kita, zat yang kita serap hampir seluruhnya tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh kita.

Ujung-ujungnya hanya suplemen makananlah yang dalam kondisi tertentu dapat memasok kkeurangan gizi dalam tubuh kita.

Apa yang Dapat Kita Lakukan?

Memang, kini manusia tidak lagi berburu Mamoth (gajah purba). Akan tetapi binatang yang diternak dalam lingkungan udara bersih (peternakan biologis/biofarming), jauh lebih dekat kualitasnya dengan binatang prasejarah jika ditilik dari struktur tubuhnya, daripada binatang yang diternak dalam peternakan-peternakan konvensional. Oleh sebab itu, berusahalah mengonsumsi daging dengan kuantitas yang sedikit, agar ia dapat memberi hasil yang lebih berkualitas.

Jangan Siksa Otak Anda Sejak Waktu Sarapan


Sebenarnya, menu sarapan tradisional yang kaya dengan kandungan zat gula, di banyak Negara tidak muncul secara kebetulan. Meskipun bentuk penyajian menu makan pagi itu berbeda-beda satu sama lain, tetap ada titik temu yang memadukannya. Yaitu, menu sarapan harus cukup mengandung "bahan bakar” untuk mendukung kerja otak sepanjang pagi. Meskipun zat gula dan lemak merupakan “bahan bakar” yang dapat saling bertukar posisi sesuai dengan anggota tubuh yang ada, tetapi sistem saraf kita tetap tidak dapat menerima pasokan bahan selain zat gula.

Pada pagi hari, setelah tidur malam berlalu, tubuh manusia telah mnguras zat gula candangan dalam organ hati/liver. Jadi, salah satu manfaat sarapan pagi adalah untuk mengembalikan kebutuhan otak akan pasokan zat gula dan menyediakan cadangan gula yang baru untuk digunakan pada malam selanjutnya.

1. Kamar Mandi; 2. Sarapan Pagi
Tubuh kita tidak mungkin dapat merasakan lapar hanya dalam tempo setengah jam setelah kita bangun tidur pada pagi hari. Oleh sebab itu, hendaknya Anda mandi terlebih dahulu sebelum melakukan sarapan pagi. Jika Anda melakukan itu, maka selera makan Anda pasti bangkit perlahan-lahan, tak terkecuali bagi mereka yang enggan mengonsumsi makanan apapun pada pagi hari.

Selain itu, hendaknya Anda mengisi masa jeda antara waktu tidur dan waktu keluar untuk menyonsong alam, dengan ketenangan dan ketentraman. Jangan Anda isi waktu penting itu dengan menyaksikan televisi, mendengarkan radio, atau mendengarkan perdebatan.

Zat Gula, Teman atau Lawan?
Ketika dicerna dan diserap oleh tubuh, zat gula akan memasukkan glukosa ke dalam tubuh kita, glukosa adalah satu-satunya jenis zat gula yang dapat diterima oleh otak kita.

Pada saat itu, glukosa masuk ke dalam sistem peredaran darah kemudian merangsang munculnya hormon insulin. Hormon inilah yang dikeluarkan oleh pankreas dan dianggap sangat penting bagi proses masuknya glukosa ke dalam sel-sel tubuh. Hormon insulin akan menumpuk kandungan zat gula yang berlebih  ke dalam “sel-sel lemak” dalam bentuk lemak. Dengan bentuk seperti ini, zat gula akan memakan tempat yang lebih sedikit.

Proses masuknya glukosa ke dalam darah secepat dihasilkan oleh zat gula “yang cepat terbakar”, yang terkandung di dalam makanan. Hal itu akan menyebabkan keluarnya hormon insulin dalam jumlah besar sehingga aliran glukosa tersebut berlangsung dengan sangat baik.

Insulin akan mengalirkan zat gula dengan sangat cepat ke seluruh bagian tubuh pada waktu yang tepat. Rasa lapar bisa muncul dengan cepat akibat glukosa yang digunakan secara tepat. Sebab, sel-sel saraf sudah kembali lapar. Hal itu membutuhkan lagi pasokan zat gula yang bisa cepat “terbakar”. Demikianlah seterusnya.

Ketika daur itu terus berulang, sementara hormon insulin yang dikeluarkan pankreas sangat sudah banyak, otomatis organ ini mulai merasa lelah dan mengurangi insulin yang dikeluarkannya. Jika hal itu terjadi maka zat gula (yang belum terserap oleh sel-sel tubuh) akan tersisa di dalam darah dalam jumlah yang sangat besar tanpa pernah bisa masuk ke dalam sel-sel tubuh dengan baik. Beberapa tahun kemudian, buruknya pola penggunaan gula seperti itu tentu akan menyebabkan munculnya penyakit gula (diabetes mellitus).

Di sisi lain, jika glukosa dapat mencapai darah secara perlahan (karena konsumsi makanan yang kaya zat gula “yang lambat terbakar”) maka proses keluarnya insulin akan menjadi stabil: otak tentu akan menggunakan glukosa sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Jika glukosa yang ada ternyata tidak cukup maka tubuh akan menggunakan lemak cadangan yang dilepaskan oleh-sel-sel lemak.

Fitri Anizar : “DA Adalah Rumah”


Darul Aitami adalah "rumah". Dimana rumah selalu diartikan sebagai pelopor pemberi ilmu pertama ketika melihat dunia. Jika rumah belum memberikan definisi yang jelas maka saya ganti dengan kata "Keluarga". Adakah tempat yang paling nyaman untuk kembali selain keluarga? Tidak. Maka Darul Aitami adalah tempat saya memulai segalanya. Tempat belajar, melatih mental, berani tampil dan lain sebagainya. 

Disini saya ditempa secara seimbang antara ilmu dunia dan akhirat. Jadi ketika kapal kehidupan yang saya arungi terasa berat sebelah maka Darul Aitami menyadarkan saya kembali tentang apa tujuan hidup ini.

"Hiduplah sesuai zaman mu! Namun jangan pernah lupakan 3 hal, ia adalah Aqidah, Ibadah dan Syari'ah"

Kita tak bisa pungkiri kalau zaman semakin berubah. Segalanya serba mudah, maka berhati2 lah dalam menghadapi zaman ini. 

Alhamdulillah petuah diatas memudahkan segala tantangan persoalan zaman yang saya hadapi. Saya hidup sesuai zaman, dan saya tetap mengedepankan 3 hal fundamental diatas.

Sebagai perempuan, saya berpesan kepada diri sendiri:
"Berprestasilah! Belajar yang giat! Berpendidikan setinggi mungkin! Namun jangan pernah lupakan kodratmu sebagai perempuan." 

"Thalabul ilmi walau Bishshin" dan "Man Jadda Wa Jada"
Dari Darul Aitami lah pemahaman dasar semua ini saya dapatkan.

Fitri, Duta Wisata Asel yang Ternyata Alumni DA


Apa kabar sobat wahana? Kali ini kita bertemu lagi pada pembahasan menarik mengenai Darul Aitami Aceh Selatan. Ada saja yang bisa dibahas mengenai DA, mulai dari sistem belajarnya yang menakjubkan, hingga siswa-siswanya yang dikenal sangat berprestasi. Kali ini, kita akan membahas tentang seorang Duta Wisata Aceh Selatan yang ternyata juga alumni DA.

Bagi sobat wahana yang mungkin adalah alumni DA pasti tidak sabar lagi ingin tahu siapa beliau, sebelum kita membahas lebih lanjut, alangkah bagusnya kita bahas dulu sedikit tidaknya mengenai Duta Wisata. Barangkali masih ada diantara kita yang belum tahu apa sih DW itu?

Ada banyak kata ''Duta'' yang seringkali kita dengar. Duta Bahasa, Duta Mahasiswa, Duta Pendidikan dan lain sebagainya hingga Duta Wisata.

Lalu apa sih Duta Wisata itu?

Dikutip dari laman Wikipedia, berikut defenisi mengenai Duta Wisata.

“Duta Wisata Indonesia adalah remaja berusia 16 hingga 26 tahun pemenang Pemilihan Duta Wisata yang diikuti oleh para peserta dari 33 provinsi di Indonesia. Mereka diharapkan menjadi citra teladan generasi muda Indonesia yang dinamis, kreatif dan cerdas, juga menjadi ujung tombak Dinas Pariwisata dalam mempromosikan kepariwisataan Indonesia secara nasional maupun internasional.

Nah, itu dia sobat defenisi dari Duta Wisata. Setiap Provinsi dan Kabupaten juga memiliki DW masing-masing untuk mempromosikan daerah itu sendiri. Menjadi DW itu bukan sembarang orang, harus cerdas, kreatif dan dinamis.

Well, kita akan obati rasa penasaran sobat tentang siapa sih Duta Wisata Aceh Selatan yang katanya adalah Alumni Darul Aitami?

Is it true??
Fitri Anizar, itulah namanya. Gadis kelahiran Kampong Baro, 24 Februari 1993 yang hoby Volunteering, Traveling and Singing.

Beberapa waktu lalu, tim Wahana Belajar sempat mewawancari beliau via Whatsapp. Ada begitu banyak hal menarik yang didapat dari perbincangan dengan Gadis Manis yang akrab di panggil Fitri ini.

Kabarnya, Kak Fitri merupakan salah satu lulusan Darul Aitami dengan kemampuan bahasa Inggrisnya yang mumpuni.

Ada banyak hal yang ditanya oleh tim wahanabelajar dari Kak Fitri dan Alhamdulillah direspon dengan ramah. Mulai dari alasannya tertarik dengan bahasa Inggris, pengalaman menjadi Duta Wisata, hingga pertanyaan mengenai “DA itu bagaimana” di padangan Kak Fitri.

Berikut perbincangan tim Wahana Belajar dengan Fitri Anizar via Whatsapp beberapa waktu lalu.

Kenapa Tertarik dengan Bahasa Inggris?

“Sejak kecil merasa keren aja melihat orang kalau bisa berbicara bahasa Inggris, jadi termotivasi untuk belajar sendiri.  Ketika memasuki usia sekolah menjadi lebih termotivasi lagi karena mendapatkan guru yang sangat paham betul seluk beluk bahasa ini dan menjadi inspirator sejati yaitu (Mr. Diman Asnawi)”.

Bagaimana Pengalaman Kakak Menjadi Duta Wisata?

“Menjadi sadar akan potensi wisata di daerah sendiri yang luar biasa. Dimana Aceh Selatan punya destinasi wisata yang "Complete Package", ada Laut, Gunung, Sungai, Air terjun, Danau, Pulau, Agro wisata, Wisata kuliner, sejarah dan seni budaya, terlebih lagi jarak antara satu destinasi dengan yang lainnya sangat berdekatan yang tidak dimiliki daerah lain. Ini yang menjadikan Aceh Selatan unik daripada yang lain”.

“Bijak dalam menggunakan sosial media. Dengan menjadi DW kita lebih mengerti dan paham akan tanggung jawab seorang duta dengan hanya memposting berita atau kabar yang bermanfaat apakah untuk promosi wisata atau pesan2 bernada positif lainnya”.

-“Cinta terhadap tanah kelahiran. Ketika sesuatu semakin kita pelajari dan pahami maka perasaan memiliki itu akan muncul. Mempelajari potensi wisata asel selama ini menambah kecintaan saya terhadap daerah saya sendiri. Benar memang kalau ada ungkapan "Tak kenal makanya tak sayang"

Wow! Luar biasa bukan?

Apa sih Motivasi Kak Fitri Untuk Menjadi Duta Wisata?

“Motivasi menjadi DW pada awalnya sebagai tantangan kepada diri sendiri. Banyak orang mengatakan kalau menjadi seorang duta harus anggun, feminin, kalem dan lain sebagainya, nah semua alumni DA juga tau siapa Fitri Anizar dimana sifatnya sangat jauh dari kriteria seorang duta di atas. Akan tetapi saya mencoba keluar dari zona nyaman "Comfort Zone" saya untuk mendobrak kriteria2 di atas, karena bagi saya tak ada kesuksesan jika bertahan di zona nyaman " There's no success on your comfort zone". Saya punya cara saya sendiri untuk menjadi seorang duta wisata tanpa menjadi orang lain. Yang terpenting adalah "Brain, Beauty and Behaviour" dan masing2 Duta punya definisi masing2 akan 3 hal ini, but for me "Sometime you don't have to be yourself but be someone better".

“Inilah yang selalu saya pegang ketika mengikuti event yang lainnya seperti duta bahasa, Ekspedisi Nusantara Jaya dan menjadi delegasi dalam forum nasional lainnya”.

Nah, itu dia sobat wahana,, Fitri Anizar, Duta Wisata Aceh Selatan yang ternyata alumni DA. Banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari pengalamannya. Salah satunya adalah “Keluar dari Zona Nyaman”.

Semoga artikel ini bermanfaat ya sobat, dan menambah kecintaan kita terhadap daerah sendiri. Dukung Wahana Belajar untuk terus berkarya dengan menshare konten-konten menarik yang ada di Wahan Belajar.

Baca juga: Teknik Jitu Menguasai Bahasa Inggris Ala Fitri Anizar

Berikut juga kami sertakan beberapa dokumentasi kegiatan Fitri Anizar sebagai Duta Wisata.

Ketika menjadi interpreter bagi tamu dari 19 Negara yang berkunjung ke Aceh
Menjadi Interpreter bagi Mahasiswa pertukaran "New Colombo Plan Participants" dari Australia
Undangan jamuan makan malam di kediaman Walikota Sabang pada acara Sail Sabang 2017
Bersama menteri pariwisata Indonesia, Bpk. Arief Yahya
Duta Bahasa 2015
Menjadi pembicara tentang pemuda peduli lingkungan di SMA favorit Sukma Bangsa Bireun
Malam Pembukaan Duta Wisata Aceh
Malam Penobatan Duta Wisata Aceh 2017
Juara Wakil III Duta Wisata Aceh 2017
Menghadiri undangan BNPT dalam acara Sarasehan pencegahan paham Radikalisme di Jogja
Berbincang dengan wali Nanggroe Malik Mahmud Alhaythar dalam perjalan pulang dari Jakarta-Aceh

Immortal Tree, Photography Spot in South Aceh


This Immortal Tree or what we called as Pohon Abadi in Bahasa is one of a recent unique photography spot in South Aceh. Many photographers came there to shoot the tree in their best angle.

It is located nearby beach in Bakongan, aproximately 1.5 hours from Tapaktuan, the capital city of this region. Better go there at sunny day, so you can capture the view perfectly with it's natural lighting.

I have no idea exactly why the tree has been so popular among teenagers here. My best guess might be because after some photographers released their photograph collections on Instagram then it had many positive responses from netters.

Unconditionally, this Immortal Tree now become as one of tourism destination in South Aceh.

Author : Fitri Anizar

Cara Mudah Membuat Kue Bidaran


Bahan yang diperlukan:
1. 400 gr tepung ketan
2. 2 sdt garam
3. 100 gr keju cheddar parut
4. 4 kuning telur
5. 2 putih terlur, dikocok hingga larut
6. 100 ml air bersih
7. Minyak untuk menggoerng secukupnya

Cara pembuatan:
1. Campur tepung ketan, garam, keju, air dam kuning telur, lalu diaduk hingga rata.
2. Masukkan putih telur kocok, lalu aduk perlahan dengan sendok kayu hingga tercampur dengan rata dan kalis.
3. cetak adonan menggunakan tangan hingga berbentu seperti cabe besar. Kemudian goreng di dalam minya banyak dengan api ukuran sedang.
4. Lakukan langkah seperti itu seterusnya, goreng hingga kue berwarna keemasan. Angkat, kemudian tiriskan.
5. Setelah kue dingin, simpan dalam toples kedap udara.

Tips:
Pastikan ketika menyimpan kue dalam keadaan benar-benar dingin dan sudah tiris dari minyak yang menempel. Jika masih banyak mengandung minyak, kue bidaran bisa cepat berbau apek ketika disimpan.

Cara Mudah Membuat Kue Lumpur


Kue lumpur merupakan kue rumahan yang selain rasanya yang enak, cara pembuatannya juga tergolong mudah dan simpel

Bahan yang diperlukan:
1. 75 gr margarin
2. 250 ml air bersih
3. 150 gr tepung terigu protein sedang
4. 1/8 sdt enses vanili
5. 125 gr gula pasir
6. ¼ sdt garam
7. 150 gr kentang, dikusus dan dihaluskan
8. 6 butir telur ayam
9. 400 ml santan dari ½ butir kelapa
10. 50 gr kismis

Cara pembuatan:
1. Panaskan margarin dan air sambil diaduk-aduk hingga mendidih. Lalu masukkan tepung terigu, enses vanilla, gula pasir, garam, dan kentang. Kemudian diaduk sampai kalis. Angkat lalu dinginkan.
2. Tambahkan telur satu persatu sambil dikocok rata. Kemudian tuangkan santan sedikit-sedikit sambil dikocok hingga merata. Selanjutnta, tuangkan adonan di cetakan lumpur yang sudah dipanaskan terlebih dahulu. Lalu biaskan sampai setengah matang.
3. Tabur kismis dan tutup. Biarkan sampai matang.

Tips:
1. Jangan lupa untuk menyaring terlebih dahulu adonan sebelum dimasukkan ke dalam cetakan untuk membuat tekstur kue lebih lembut.
2. Cetakan kue lumpur juga bisa diganti dengan cetakan lain seperti cetakan cup cake lalu dipanggang dengan jangka waktu yang sama.

Cara Mudah Membuat Kue Nagasari


Bahan-bahan yang diperlukan:

Bahan I:
1. 200 gr tepung beras
2. 400 gr ml santan yang tidak terlalu kental (sedang)
3. 1 sdt garam
4. 1 sdt vanilla ekstrak atau ½ sendok teh vanili bubuk
5. 130 gr gula pasir

Bahan II:
1. 100 gr tepung tapioka
2. 400 ml santan kental

Bahan pelengkap:
1. Pisang raja secukupnya, dipotong melintang sepanjang 3 cm dan dibelah dua
2. Daun pisang secukupnya yang nanti digunakan untuk membungkus

Cara pembuatan:
1. Bahan I: Masukkan tepung beras dan santan ke dalam panci, kemudian aduk hingga rata.
2. Saring gumpalan pada adonan menggunakan saringan.
3. Masukkan adonan ke dalam panci, lalu tambahkan gula pasir, garam, dan daun pandan. Kemudian masak menggunakan api kecil sambil diaduk-aduk sampai adonan menjadi kental.
4. Tuangkan bahan II ke dalam adonan di panci, aduk dan masak terus hingga adonan kental, pekat dan santan mengering.
5. Siapkan 2 lembar daun pisang, sepanjang 15 cm, bentangkan. Letakkanlah 2 sdm adonan di atas daun pisang tersebut, tekan-tekan adonan supaya melebar. Kemudian letakkan 1 buah pisang di tengah-tengah adonan, dan tutup kembali dengan adonan.
6. Selanjutnya, bungkus adonan menggunakan daun pisang yang telah disediakan tadi, dengan melipat ke dalam. Kemudian letakkanlah kue di dalam dandang kukusan dengan bagian lipatan di bagian bawah. Kukus selama 20 menit hingga matang. Angkat kemudian dinginkan, dan kue nagasari siap untuk disajikan.

Cara Mudah Membuat Kue Gemblong


Bahan yang diperlukan:
1. 220 gr tepung ketan putih
2. 200 gr kelapa parut
3. 2 sdm tepung sagu
4. 2 sdt air kapur sirih
5. ½ sdt garam
6. 130 ml santan cair dari ¼ butir kelapa
7. minyak goreng secukupnya

Bahan lapisan gula:
1. 175 gr gula merah
2. 75 gr gula pasir
3. 50 ml air

Cara pembuatan:
1. Campur tepung ketan, kelapa parut, tepung sagu, air kapur sirih, dan garam. Kemudian aduklah sampai rata. Tuangkan santan sedikit-sedikit sambil diuleni sampai bisa dibentuk. Kemudian ambil sedikit adonan. Bentuk bulat sebesar telur ayam. Pipihkan.
2. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan terlebih dahulu sampai matang dan berwarna kecoklatan. Kemudian tiriskan.
3. Lapisan gula; Didihkan air, gula merah, dan gula pasir sambil diaduk hingga kental dan berambut. Lalu kecilkan api. Masukkan gemblong sambil diaduk hingga terbalut rata. Angkat, kemudian dinginkan.

Tips:
Saat memilih tepung yang akan digunakan untuk adonan, perhatikan terlebih dahulu warna tepung. Apakah bersih dan berwarna putih dan tidak berbau, kemudian pastikan tepung tersebut tidak kering ketika dipegang.

Teknik Jitu Menguasai Bahasa Inggris Ala Fitri Anizar


Kenalkan dengan Fitri Anizar? Siapa lagi kalau bukan DW Aceh Selatan yang terpilih tahun 2017 lalu. Ternyata beliau ini sangat lihai dalam berbicara menggunakan bahasa asing yaitu bahasa Inggris.

Kami sempat bertanya bagaimana bisa ia begitu menguasai bahasa Inggris? Ternyata ini lho rahasianya, kami dapatkan setelah bincang-bincang dengan Kak Fitri Anizar.

Benarkah belajar bahasa Inggris itu susah?

Sebenarnya tak ada yang namanya sulit atau susah. Apapun tujuan kita yang ingin dicapai, hanya satu kuncinya. Belajar. Mau tidak kita belajar yang rajin, sungguh2 dengan tekad yang tinggi, kalau poin ini tidak ada maka tak ada gunanya.

Apakah ada teknik jitu untuk jago bahasa Inggris?

Mengenai teknik jitu jago bahasa Inggris, hanya ada satu juga kuncinya. Berbicara mengenai bahasa maka kita berbicara masalah praktek. "Because language is all about practicing" . Hafal selalu vocabulary minimal 5 kata setiap hari, tempel di lemari, di dinding kamar atau di cermin bagi yang cewe, jadi secara tidak langsung kosa kata itu akan terus terbaca oleh kita tanpa disadari, kemudian cari partner yang bisa di ajak bicara untuk mempraktekkan  semua kosa kata yg sudah d hafal. Dan akan lebih bagus lagi jika yg dihafal itu per-kalimat selain kosa kata, sehingga struktur bahasa Inggris lebih cepat dipahami.

Inilah yg saya lakukan dengan teman mulai semasa saya masih sekolah di Darul Aitami dulu sampai di bangku perkuliahan. Bahkan kami punya kelompok speaking club bernama "Fanda" yg terdiri dari 3 teman terdekat, dimana kami mewajibkan untuk berbicara full English ketika jumpa dimana saja, kecuali via telepon. Apabila kami melanggar maka kami harus membayar denda Rp.1.000 setiap per kata yang tanpa sengaja terucap dalam bahasa Indonesia. (Ya taulahkan, kalo mahasiswa 1000 saja sudah berat, apalagi kalau sampai lupa satu kalimat panjang di dalam bahasa Indonesia, langsung kere hari itu juga.

Tapi kami selalu mengedepankan komitmen. Dan peraturan itu berjalan dengan lancar sampai hari wisuda.
____

Nah, itu dia sobat wahana, teknik jitu agar menguasai bahasa inggris. Dipaparkan langsung oleh kak Fitri. Semoga bermanfaat ya sobat. Terima kasih atas kunjungannya. Silahkan share agar teman-teman lain juga tahu dan mendapat manfaat yang sama.

Dampak Pembugaran Wajah Baru Masjid Raya Banda Aceh


Sejak 28 juli 2015 pada awal peresmian pembugaran wajah baru Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, telah banyak mendapatkan kontropersi dari masyarakat. Munculnya kritikan kritikan tidak senonoh yang dilontarkan kepada pemerintah Banda Aceh  membuat banyak masyarakat yang terperdaya dan ikut-ikutan memberikan komentar yang belum pasti kebenarannya.

“Pembangunan proyek yang menghabiskan dana hampir setengah triliun itu, tentunya harus dibarengi oleh riset yang mendalam, mengenai dampak jangka pendek dan jangka panjangnya. Jangan sampai setengah jalan pembangunan, atau sudah selesai dibangun tidak sesuai dengan fungsi. Seperti proyek terbengkalai di Aceh Singkil dalam pembangunan Gedung Sekolah Rintisan Bertaraf Internasional, proyek pengembangan benih ikan yang tak fungsional di Padang Tiji Sigli dan persengketaan pembangunan Islamic Center Aceh dengan pembangunan Meuligoe Wali Nanggroe di Aceh Besar” merupakan salah satu contoh keritikan dari masarakat yang mencoba menjengkali pemerintah (Laporan Eklusif Serambi, 23/02/2015).

Namun kini telah terjawab kekhawatiran masyarakat atas pembugaran wajah baru Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh tersebut. Hal ini dibuktikan dengan fungsi yang sesuai dengan diharapkan sebelumnya, yakni menjadikan Masjid Raya Baiturrahman sebagai salah satu destinasi wisata heritage Aceh, tempat ibadah yang nyaman, bisa menampung banyak jamaah, dan sebagai tempat pusat kajian islami serta dengan mengikuti arsitektur masjid Nabawi di Madinah.

Pembugaran wajah baru masjid baiturrahman banda aceh dilakukan dengan menambah 12 unit payung elektrik ukuran 24x24 meter bergaya ala Masjid Nabawi, basement areal parkir bawah tanah dengan luas 8.600 m2.dan juga dibangun tempat wudhu dan toilet ramah difabel. Serta pada sekeliling masjid ditanam 32 pohon kurma yang menyerupai Masjid Rasul di Madinah.

Pembugaran masjid raya Baiturrahman ini sangat bardampak baik bagi lingkungan, sosial maupun budaya bagi masarakan banda aceh dan sekitarnya.

Jika kita lihat dari segi lingkungan, jelas bahwa pembugaran masjid Baiturrahman membarikan dampak positif dan berfungsi sebagaimana mestinya. Dengan adanya penambahan payung tersebut, dapat menambah daya tampung jama'ah yang semula 9 ribu orang di dalam masjid, menjadi 24.400 jamaah di dalam di luar masjid. Bukan hanya itu, Area parkir yang di buat seluas 8.600 m2 ini dapat menampung 254 unit mobil dan 347 sepeda motor. Hal tersebut mendukung dan memungkinkan masjid Baiturrahman menjadi tempat beribadah yang aman dan nyaman. Banyaknya pemberian nilai positif terhadap pembugaran majid tersebut, telah menjawab kritikan kertikan atau komentar sebelumnya.

“saya sangat senang dengan masjid baiturrahman yang sekarang. Kelihatan semakin indah, pengunjung semakin banyak, dan area parkir yang memberikan kenyamanan hingga tidak perlu khawatir lagi dengan kehilangan sepeda motor saat beribadah atau sekedar berkunjung menghilangkan suntuk di sini” (ujar heri anto seorang warga Aceh Besar).

Bukan hanya sekedar memberikan lingkungan yang positif di pekarang masjid saja, tapi juga memberikan kesan dan dampak positif bagi para warga yang berjualan di sekitar pasar Aceh yang berada didekat masjid tersebut. Banyaknya para pengunjung yang datang lebih 1000 orang perharinya baik untuk beribadah maupun sekedar melihat keindahan masjid membuat dagangan mereka semakin lancar.

Ibu Nur Hayati seorang pedagang minuman cendol yang sudah 9 tahun berjualan dekat pekarangan masjid Raya sebelum dan sesudah pembugaran  masjid Raya tersebut mengatakan daganganya semakin laris dan lancar setelah pembugaran masjid raya tersebut. Sebelumnya ia hanya menjual satu toples saja perharinya, namun setelah berjualan kembali di tahun 2013 lalu, ia selalu menjual habis empat toples masing-masing bahan cendolnya.

“Alhamdulillah semakin tahun penghasilan kami semakin meningkat dan melipat sejak pembaharuan masjid ini. Banyak pengunjung yang singgah utuk membeli cendera mata baik dari pengunjung lokal maupun wisatawan mancanegara” pengakuan Makhwan pedangang baju di pasar Aceh.

Bukan haya dari segi linngkungan yang terbukti semakin membaik  dari dampak pembangunan masjid Raya Baiturrahman. Dampak sosial dan budaya juga terlihat jelas semakin membaik dari beralihnya minat para masyarakat dan wisatawan yang sebelumnya mencari pantai dan tempat maksiat sebagai tempat berlibur atau sekedar menghilangkan penat kini beralih ke masjid. “Rasanya sah ke Banda Aceh jika belum mengabadikan poto di masjid Raya’’ itulah kata yang sering diucapkan para pengunjung masjid yang mulia tersebut.

Oleh: Agusri