6 Fakta Ponpes Terpadu Merupakan Pilihan Terbaik


Sekolah adalah wadah untuk mendidik atau membentuk generasi agar berguna bagi bangsa, agama dan negara. Sekolah juga mengajarkan hal lain, seperti bagaimana menghargai kehidupan sosial dan lain sebagainya. Sehingga memang bisa dikatakan sangat rugi jika tidak mengenyam pendidikan atau tidak sekolah. Nah, di Indonesia sendiri terdapat banyak sekolah dengan sistem yang berbeda mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA dan sederajatnya.

Kali ini saya akan membahas tentang Sekolah berbasis Pesantren Terpadu, tujuan penulisan ini karena setelah saya berbincang dengan banyak teman saya yang merupakan alumni dari Pesantren terpadu yang berbeda, mereka mengatakan bahwa Pesantren terpadu adalah pilihan terbaik. Memangnya kenapa mereka bisa mengatakan sedemikian? Mari kita lihat alasannya.

Bagi sobat yang sedang menempuh pendidikan atau sudah menjadi almuni Pesantren Terpadu dimana pun itu pasti sangat dekat dengan peraturan-peraturan yang akan saya sebutkan nanti. Dan itulah yang ternyata menjadi alasan kenapa Ponpes Terpadu Iitu adalah Pilihan terbaik menurut perspektif tersendiri Read it !

1. Waji Shalat Subuh Berjamaah
Shalat memang kewajiban yang harus ditunaikan oleh umat muslim tanpa alasan apap un untuk meninggalkannya kecuali mati. Karena meski dalam keadaan bagaimana pun tetap ada alternatif atau cara lain untuk  menunaikan shalat, misalkan saja shalatnya orang sakit atau lumpuh bisa dilakukan sambil tidur atau duduk. Nah, di Pesantren, yang namanya wadah pendidikan tentu saja pasti ada yang malas utnuk melaksanakannya apa lagi yang namanya shalat subuh. Jujur saya sendiri selaku orang yang juga pernah bersekolah di Pesantren Terpadu sering bolong untuk shalat subuh. Untuk itu Pesantren membuat aturan tersendiri untuk membiasakan santrinya agar shalat subuh, yaitu dengan dibuatnya wajib shalat subuh berjamaah. Padahal di dalam Islam dibolehkan untuk shalat sendiri, tapi begitulah cara Pesantren Mendidik agar santri atau siswanya terbiasa dan akhirnya tidak terpaksa lagi melaksanakan shalat subuh. Dalam hal ini, bagi santri yang tidak melaksanakan kewajiban tersebut akan dikenakan sanksi sesuai dengan yang telah di sepakati. Misalnya saja di arak keliling asrama, wahhh.. malu kan ketahuan nggak shalat jama’aah, padahal berjama’ah pahalanya kan lebih banyak.

2. Dilarang Berbahasa Indonesia Kecuali Hari Minggu
Saya sangat akarab dengan pengalaman ini. Dan ini merupakan hal yang paling membuat saya tertarik utnuk masuk pesantren kala itu, yaitu bahasa. Di Pesantren tidak diperbolehkan berbicara bahasa Indonesia kecuali hari minggu. Lalu bahasa apa yanag digunakan? Yaitu bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Dalam hal ini dibagi menjadi 3 hari/bahasa. Misalnya senin-rabu berbahasa Inggris dan kamis-sabtu berbahasa arab atau sebaliknya. Dalam prakteknya di sehari-hari, setiap kelas sudah ditunjuk seorang detektif untuk memantau terlaksananya peraturan tersebut, biasanya dilaksanakan oleh petugas bahasa. Nah, jika kedapatan santri berbahasa indonesia sedikit saja, langsung dicatat oleh detektif dengan selengkap-lengkapnya mulai dari kata-kata, tempat, waktu, hari dan tanggal. Santri yang melanggar bahasa itu akan disidang pada malam minggu. Sidang mahkamah bahasa.

3. Dilarang Membawa Elktronik seperti HP, MP3, laptop dan sejenisnya
Di zaman yang era modern ini rasanya hidup tak lengkap tanpa menggunakan benda-benda tersebut. Apa lagi HP. Tetapi, di Pesantren Terpadu biasanya hal ini dilarang karena dapat menyebabkan santri lalai dan tidak fokus belajar. Karena di Pensantren terpadu itu biasanya full study mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi. Jadi alasannya itu sobat.

4. Pulang hanya sekali dalam satu Bulan.
Kebanyakan Pesantren terpadu memang memiliki peranturan mondok alias asrama. Sehingga santri tidak dibenarkan untuk seenaknya pulang pergi dari rumah ke pesantren. Hal ini juga diatur, santri diberi kesempatan pulang sekali dalam satu bulan secara bergiliran.

5. Kultum Rutin Ba’da Magrib
Setiap usai melaksanakan shalat magrib dzikir dan sebagainya, santri diharuskan untuk kultum atau kuliah tujuh menit. Hal ini diterapkan agar santri terbiasa menghadpai audien dan melatih mental berbicara. Pada kebiasaannya, santri akan bergiliran untuk memenuhi aturan tersebut. Bagi yang tidak pandai kultum akan dibimbing oleh yang sudah berpengalaman yaitu siapa lagi kalau bukan kakak kelas.

6. Makan Bersama
Jangan berpikir bahwa sekolah di Pesantren terpadu itu makannya susah, harus masak sendiri, belanja sendiri. Tidak sama sekali. Kebanyakan pesantren terpadu itu menarapkan peraturan untuk makan di dapur umum. Hal ini supaya mendukung kedisiplinan waktu agar terlaksananya pencapaian peraturan. Coba seandainya santri diharuskan masak sendiri, pasti akan ada yang telat sekolah karena alasan telat masak, atau baru belanja bahan makanan dan lain sebagainya. 

Nah, itu dia sobat. Ternyata wajar saja jika kita tinjau dari perspektif khusus, Pesantren Terpadu merupakan pilihan terbaik untuk menempuh pendidikan. Dalam hal ini bukan berarti sekolah lain tidak bagus, tetapi hanya karakter masing-masing sekolah saja. Karena biasanya sekolah memiliki peraturan yang berbeda-beda.

0 Response to "6 Fakta Ponpes Terpadu Merupakan Pilihan Terbaik"

Post a Comment